Menu
Sign in
@ Contact
Search

Sandiaga Berkomitmen Turunkan Angka Kemiskinan 1%

Kamis, 31 Mei 2018 | 12:13 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno berkomitmen untuk menurunkan angka kemiskinan di Jakarta sebesar 1% untuk lima tahun ke depan.

"Hari ini berkah Ramadhan juga, kita punya satu komitmen untuk menurunkan angka kemiskinan lima tahun ke depan satu persen. Dan keinginan kita juga untuk ada satu ’game changer’ dan ini diakui oleh peserta rapat," kata Sandiaga usai melakukan Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS), Jakarta Pusat, Kamis.

Sandiaga sebagai Ketua TKPK mengatakan hasil kesepakatan rakor bahwa untuk penanggulangan kemiskinan ini yang game changer itu adalah program One Kecamatan One Center Entrepreneurship (OK OCE).

"Program OK OCE ini diharapkan akan menyasar daerah penduduk yang ada dalam level prasejahtera untuk diberikan keterampilan. Karena mereka ini secara ekonomi aktif. Walaupun mereka ada di bawah garis kemiskinan, tapi secara ekonomi mereka aktif sekali," kata Wagub.

Menurutt dia, dengan dorongan program OK OCE akan tercipta lapangan kerja, peluang usaha. Itu yang diharapkan 1% bisa diturunkan selama lima tahun dengan 200.000 lapangan kerja tercipta pada lima tahun ke depan.

"Angka kemiskinan di Jakarta selama 10 tahun cenderung stagnan dan kita bersyukur bahwa Jakarta ini tingkat kemiskinannya terendah. Tapi kalau dilihat dari perbandingan dengan urban di Surabaya, misalnya, dan di DIY itu ada penurunan signifikan selama 10 tahun," kata Sandiaga.

Diharapkan dengan mekanisme pemutakhiran mandiri data-data tersebut dengan kolaborasi tentunya dengan Kementerian Sosial dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).

"Kita adakan langkah inovatif, kita pastikan datanya itu tepat dan juga programnya itu tepat. Jadi tepat sasaran dan tepat manfaat. Tepat programnya juga. Jadi satu persen ini tadinya yah semua agak pesimis gitu bisa tercapai. Tapi pemahamannya disamakan frekuensinya. Dari 3,78 menjadi 2,78 dalam lima tahun," kata Sandiaga.

Jadi itu diharapkan dan semua sepakat dan ini kerja kolosal, karena tidak bisa hanya Pemprov DKI tapi melibatkan juga wirausaha-wirausaha sosial, katanya.

"Social entrepeneurs ini harus terlibat juga karena untuk delivery dari program-program itu kita perlu kontrol dari masyarakat dan partisipasi aktif dari pegiat-pegiat di masyarakat," kata Wagub. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com