Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cermati AKRA, BSDE, JPFA, KLBF, MNCN, ADRO, dan MEDC

Jumat, 12 Oktober 2018 | 09:01 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Reliance Sekuritas memroyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat terbatas dalam kisaran 5.670-5.762 sepanjang perdagangan akhir pekan ini. Pergerakan indeks dipengaruhi atas proyeksikan penurunan aktivitas perdagangan Tiongkok, yaitu impor dan ekspor diperkirakan masing-masing turun 15% dan 8,9%.

Secara teknikal, IHSG bergerak gap down melemah menyentuh level support dan ditutup berhasil mengcounter pelemahannya hingga menguji level resistance MA5. Indikator stochastic menunjukkan bahwa IHSG diindikasikan mengalami perlambatan penguatan lambat dengan momentum dari indikator RSI melambat hingga terkoreksi setelah tidak mampu break out MA14 dari area middle oscillator.

Beberapa saham yang layak untuk dicermati adalah AKRA,BSDE, JPFA, KLBF, MNCN, ADRO, dan MEDC.

Kemarin, IHSG ditutup melemah tajam sebanyak 117,85 poin (-2,02%) menjadi 5.702,82 setelah saham sektor aneka industri terkoreksi -2.92%) dan Keuangan sebesar -2,68%. Terhempasnya IHSG hingga 2% akibat sentimen global yang beramai-ramai menjual ekuitasnya, meskipun demikian IHSG cenderung tertahan, dibandingkan dengan mayoritas indeks saham Asia yang mengalami koreksi tajam.

Hal ini dipicu atas sikap positif investor dalam negeri di Indonesia terkait upaya pemerintah dengan rencana menaikan harga BBM, sehingga dapat menjadi stimulus penguatan permintaan rupiah ke depan. Investor asing membukukan penjualan bersih saham hingga RP 1,19 triliun. Mayoritas indeks saham Asia ditutup terperosok di atas 3%, seperti indeks Nikkei (-3,89%), TOPIX (-3,52%), Hang- Seng (-3,54%), CSI (-4,80%), dan KOSPI (-4,44%), seiring aksi jual saham terbesar di AS mengirim penurunan saham terburuk di Asia.

Keresahan perusahaan AS pada dampak berkepanjangan dari perang perdagangan yang sedang memanas menjadi faktor utama koreksi indeks bursa global. Perdagangan bursa Eropa juga dibuka pelemahan lebih dari 1% terimbas atas penurunan indeks seluruh saham Asia. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN