Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Cermati TBLA, LSIP, TKIM, JPFA, KLBF, BBTN, BSDE, LPPF

Rabu, 19 Desember 2018 | 07:41 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Reliance Sekuritas Indonesia memperkirakan indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak cenderung mencoba menguat dengan support resistance 6.013-6.120. Saham-saham yang dapat dicermati diantaranya TBLA, LSIP, TKIM, JPFA, KLBF, BBTN, BSDE, LPPF.

Secara teknikal pergerakan IHSG memberikan indikasi positif dengan bullish counter attack pada bentuk candlestick-nya. Shadow low terlihat menyentuh level MA200 dan berbalik menguat kembali menguji MA20.

Indikasi positif jika IHSG mampu break out resistance MA20 dengan arah pergerakan kembali pada trend positifnya menguji level 6100-6200. Indikator stochastic dan RSI terkonsolidasi dengan tingkat flutuasi yang tinggi.

IHSG (-0.12%) ditutup melemah tipis 7.44 poin kelevel 6081.87 setelah sempat dibuka gap down setengah persen. Investor asing tercatat net sell Rp 916,51 miliar representatif dari pelemahan Rupiah pada sesi perdagangan sebelumnya yang membuat kekhawatiran pada pelebaran Neraca berjalan Indonesia yang kian jauh dari target pemerintah 2.5% dari GDP berimbas pada kestabilan ekonomi.

Rupiah ditutup Rp14.501 per USD atau menguat 0.54% setelah Bank Indonesia kembali melakukan intervensi. Sektor Pertambangan (-1.16%) memimpin pelemahan indeks sektoral dengan saham PTBA (-3.64%) dan ADRO (-3.13%) setelah outlook batubara tahun depan yang masih cukup kesuliatan karena output batu bara Indonesia di tahun depan diperkirakan tidak lebih dari 500M ton seiring kebijakan DMO.

Mayoritas indeks saham Asia ditutup melemah pada perdagangan hari ini. Ekuitas Jepang memimpin pelemahannya dengan Indeks Nikkei (-1.82%) dan TOPIX (-1.99%) di iringi dengan pelemahan ekuitas di HangSeng (-1.05%) dan Shanghai (-1.04%) yang rata-rata turun sepersen hingga akhir sesi perdagangan. Investor seakan kecewa pada pidato Presiden Tiongkok Xi Jinping yang tidak menawarkan komitmen baru untuk membuka dan merangsang pertumbuhan Ekonomi.

Bursa Eropa dibuka mayoritas berada dizona negatif. Indeks Eurostoxx (-0.13%), FTSE (-0.45%) dan DAX (+0.36%) dengan emiten produsen minyak menjadi penekan setelah harga minyak WTI (-3.3%) kembali jauh dibawah US$48 perbarrel karena spekulasi naiknya persediaan dan produksi minyak di AS. Sentimen yang akan datang investor masih akan menanti hasil pertemuan The Fed mengenai outlook pertumbuhan ekonomi dan sikap pada suku bunga guna mengimbangi inflasi yang lebih cepat. (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN