Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Mustafa: Gangguan Jantung karena Lupa Kontrol Kesehatan

Kamis, 6 Oktober 2011 | 09:00 WIB
Antara

JAKARTA- Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan penyebab utama serangan jantung yang dialaminya karena kurang disiplin dalam melakukan kontrol kesehatan.

"Karena terlalu sibuk dengan pekerjaan saya lupa kontrol reguler kesehatan. Kalau saja chek up dilakukan rutin saya kira kondisinya tidak seheboh sekarang ini," kata Mustafa saat konferensi pers di Ruang Tunggu VIP Terminal I, Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Rabu (5/10).

Mustafa membeberkan riwayat kesehatannya yang sempat dirawat di Rumah Sakit Medistra Jakarta akibat gangguan jantung dan akhirnya dialihkan ke National University Hospital, Singapura.

"Saya juga menegaskan saya tidak terkena gangguan stroke, tetapi gangguan penyumbatan pembuluh darah ke jantung," ujarnya.

Ia menjelaskan, beberapa waktu sebelum mengalami serangan jantung telah diketahui bahwa kolesterol salah satu pembuluh darah ke jantung sudah mengalami penyumbatan hingga 40 persen.

"Karena lalai melakukan cek kesehatan maka penyumbatan tersebut sudah mencapai 100 persen. Namun saat di RS Medistra sudah dapat diatasi dengan pemasangan ring," ujarnya.

Untuk pemulihan kesehatan lebih lanjut, Mustafa diputuskan dirawat di Singapura sejak 30 September 2011.

Namun kemudian setelah ditangani di negeri singa itu, diketahui bahwa terjadi pengaruh infeksi jamur dalam darah yang kemudian masuk ke pembuluh jantung dan paru-paru.

"Namun alhamdulilah semuanya cepat dapat ditangani. Dan hasilnya darah tersebut negatif dari infeksi jamur," ujar Mustafa.

Ia menambahkan dengan kondisi seperti sekarang ini yang sudah semakin pulih dirinya siap melakukan aktivitasnya kembali.

"Pemulihan bisa dilanjutkan di Jakarta, dan pada pertengahan Oktober kembali melakukan kontrol ke Singapura," katanya.

Menurutnya dengan pemasangan ring pada jantungnya tidak menghalangi aktivitas yang akan dihadapinya sebagai Menteri.

"Hal yang lazim seseorang dipasang ring, beberapa teman di kementerian sudah ada yang dikenakan lebih dari 5 ring bahkan ada yang 9 ring," ujar Mustafa. (ant/hrb)

Editor : herry barus (herrybarus@yahoo.com.au)

BAGIKAN