Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menyapa anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020). Sumber: BSTV

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menyapa anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020). Sumber: BSTV

Presiden: Senyum Anak Penambah Semangat Kerja

Jumat, 24 Juli 2020 | 05:51 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA,investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku dirinya dan Ibu Iriana semakin bersemangat bekerja karena melihat senyum anak-anak Indonesia yang memperingati Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli

Presiden mengatakan, acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2020 diadakan secara virtual karena pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia dan seluruh dunia.

“Saya dan Ibu Iriana bangga dan senang bisa berjumpa dengan anak-anak Indonesia pada Hari Anak Nasional, meskipun secara virtual,” kata Presiden Jokowi dalam acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2020 yang diadakan secara virtual yang diikuti di Jakarta, Kamis (23/7).

Presiden Joko Widodo menyapa anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020). Sumber: BSTV
Presiden Joko Widodo menyapa anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020). Sumber: BSTV

Puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2020 secara virtual melalui aplikasi Zoom diikuti 329 anak perwakilan dari 34 provinsi, 69 perwakilan Forum Anak, dan 44 penampilan Konser Gembira di Rumah.

Kepada seluruh anak Indonesia, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana mengingatkan anak-anak untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan dengan cara mengenakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, hingga sering mencuci tangan.

Adaptasi terhadap kebiasaan baru tersebut harus selalu dilakukan sebagaiupaya menghindari penularandan penyebaran virus corona penyebab pandemi.

Selain itu, Presiden Jokowi dan Ibu Negara juga mengajak anak-anak Indonesia untuk tetap semangat belajar dari rumah dan berdoa agar pandemic Covid-19 ini dapat segera berlalu sehingga anak-anak Indonesia dapat kembali berkumpul bersama guru dan teman-temannya di sekolah.

“Anak-anak terus belajar ya. Jangan lupa untuk tetap rajin ber ibadah, berdoa, kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi virus korona ini segera berlalu agar anak-anak bisa kembali belajar dengan guru di sekolah dan bermain dengan teman-temannya,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menyapa anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020). Sumber: BSTV
Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Joko Widodo menyapa anak-anak Indonesia di Hari Anak Nasional, Kamis (23/7/2020). Sumber: BSTV

Sementara Ibu Negara Iriana mengharapkan agar anak-anak bisa segera belajar dan bermain bersama guru dan teman-teman di sekolah.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati Puspayoga mengatakan pandemic Covid-19 membatasi ruang gerak semua orang, tetapi tidak membatasi semangat anak-anak Indonesia untuk memperingati Hari Anak Nasional 2020.

“Hari ini adalah hari kalian. Hari ini seluruh anak Indonesia harus merasakan kegembiraan dan kebahagiaan meskipun pandemic melanda seluruh dunia,” kata Bintang dalam acara puncak Peringatan Hari Anak Nasional 2020 secara virtual yang diikuti di Jakarta, Kamis (23/7).

Bintang mengatakan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan Hari Anak Nasional 2020 menghadapi tantangan pandemi Covid-19 yang juga berdampak pada masyarakat, termasuk anakanak. Pandemi Covid-19 menyebabkan anak-anak Indonesia menghadapi sejumlah masalah, mulai dari masalah pengasuhan karena orang tua atau dirinya terinfeksi Covid-19, hingga waktu belajar dan bermain yang berkurang karena harus di rumah saja.

“Dengan sejumlah tantangan itu, peringatan Hari Anak Nasional 2020 mengambil tema ‘Anak Terlindungi, Indonesia Maju’ dengan tagline ‘Anak Indonesia Gembira di Rumah’,” tuturnya.

Remisi 857 Anak

Direktorat Jenderal Pemasya rakatan (Ditjenpas) Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada 857 anak dalam rangka Hari Anak Nasional.

Direktur Jenderal Pemasyara katan, Irjen Pol Reynhard Silito nga mengatakan, seluruh anak binaan yang mendapat remisi itu tersebar di berbagai Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), Lembaga Pe masya rakatan (Lapas), dan Rumah Ta hanan (Rutan) yang ada di Indonesia.

“Pemberian remisi ini merupakan wujud nyata dirjenpas dalam rangka mengedepankan kepentingan masa depan anak, mengurangi beban psikologis, dan mempercepat proses integrasi anak dalam menjalani masa pidananya,” kata Reynhard di LPKA Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Kamis (23/7).

Menurutnya remisi tersebut disesuaikan dengan remisi umumnya sesuai dengan masa tahanan. Meski proses hokum tetap berjalan, namun menurutnya anak harus mendapatkan hak-haknya.

“Tidak bisa kalau lima tahun atau empat tahun (vonis) selama itu di penjara, itu namanya tidak membina. Lembaga pemasyarakatan itu melakukan pembinaan, dan semakin baik dilakukan potongan-potongan remisi,” kata dia.

Selain itu, ia mengatakan Ditjenpas memiliki program sekolah mandiri untuk para anak yang menjalani pembinaan dalam tahanan. Karena sesuai dengan amanat undang-undang, ia menegaskan pendidikan anak tidak boleh terhenti saat menjalani proses pidana.

“Keberadaan anak di pemasyarakatan yang menjalani pra ajudikasi, ajudikasi, dan post ajudikasi, wajib mendapatkan pendidikan,” kata dia.

Menurutnya pendidikan bagi anak di setiap UPT pema syarakatan harus ditangani secara khusus, karena status anak secara hukum berakibat kepada perampasan kemerdekaan anak secara fisik.

Sementara itu, Kabag Humas Protokol Ditjenpas Rika Aprianti mengatakan anak-anak yang mendapatkan remisi itu dipastikan sudah memenuhi syarat administratif dan syarat substantif.

Menurutnya remisi diberikan oleh Ditjenpas sebagai penghargaan setelah anak-anak itu mengikuti pembinaan di berbagai lembaga pemasyarakatan dengan baik.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN