Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penetapan HRS dan lima orang lainnya sebagai Tersangka Kerumunan Pelanggaran Protokol Kesehatan. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Penetapan HRS dan lima orang lainnya sebagai Tersangka Kerumunan Pelanggaran Protokol Kesehatan. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Polda Metro Tetepkan Rizieq Jadi Tersangka Kasus Kerumunan Massa

Jumat, 11 Desember 2020 | 10:31 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Penyidik Polda Metro Jaya menetapkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab atau MRS sebagai tersangka terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat pada Sabtu, 14 November lalu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, selain Rizieq ada lima orang lainnya yang turut ditetapkan sebagai tersangka dengan perannya masing-masing.

"Ada enam yang ditetapkan sebagai tersangka pertama penyelenggara saudara MRS di Pasal 160 dan 216 KUHP, kedua ketua panitia saudara HU, sekretaris pa nitia saudara A, keempat MS pe nanggung jawab, kelima SL itu penanggung jawab acara, dan HI kepala seksi acara," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/12).

Kombes Pol Yusri Yunus. Sumber: BSTV
Kombes Pol Yusri Yunus. Sumber: BSTV

Selain itu, Yusri juga mengatakan tidak menutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah seiring dengan berjalannya proses penyidikan terhadap kasus tersebut.

"Enam orang dari saksi menjadi tersangka. Kita masih menunggu yang lain," tambahnya.

Polda Metro Jaya menyidik dugaan kasus pelanggaran protokol kesehatan kerumunan massa pada hajatan Rizieq Shihab. Selain di Polda Metro Jaya, Polda Jabar juga telah menaikkan status dari penyelidikan ke penyidikan dugaan pelanggaran protokol kesehatan karena adanya kerumunan terkait acara MRS di Megamendung, Bogor.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan adalah salah satu pihak yang dipanggil oleh Polda Metro Jaya terkait kegiatan tersebut. Penyidik Kepolisian juga turut memanggil Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dan beberapa Kepala Dinas DKI Jakarta untuk diklarifikasi.

Isolasi Mandiri Anies Baswedan di Rumah Dinas Gubernur. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Isolasi Mandiri Anies Baswedan di Rumah Dinas Gubernur. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Selain itu Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga menjatuhkan denda kepada Rizieq Shihab sebesar Rp50 juta akibat melanggar protokol kesehatan dalam acara tersebut.

Sementara itu, pengacara FPI, Aziz Yanuar, mengatakan pihaknya masih akan berkoordinasi dengan tim kuasa hukum FPI lainnya terkait langkah-langkah yang akan ditempuh.

"Kita tim kuasa hukum masih akan berdiskusi lebih lanjut dan akan menentukan langkah-langkah terkait dengan dinamika yang ada," ujar Aziz di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (10/12). Aziz mengaku baru menerima informasi terbatas. Diskusi yang dilakukan secara internal FPI, kata Aziz, belum mendalam.

"Sekali lagi kita masih menunggu saya sampaikan juga kita baru mengetahui informasi terbatas karena diskusi belum mendalam," lanjutnya.

Selain itu, terkait penetapan tersangka Muhammad Rizieq Shihab , Aziz mengaku pihaknya belum menerima panggilan secara resmi.

"( Rizieq) sudah menjadi tersangka informasinya kita juga belum menerima secara resmi ada panggilan atau apa," ujarnyanya.

Segera Ditangkap

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Sumber: BSTV
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. Sumber: BSTV

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Fadil Imran menegaskan para ter sangka kasus kerumunan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, segera ditangkap.

"Terhadap para tersangka Polda Metro Jaya akan melakukan penangkapan. Saya ulangi, terhadap para tersangka penyidik Polda Metro Jaya akan melakukan penangkapan," ujar Fadil, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/12).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menegas kan, anggota Polda Metro Jaya siap menangkap Rizieq Shihab setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara tindak pidana protokol kesehatan.

"Polisi siap tangkap Rizieq," katanya. Yusri mengatakan upaya penangkapan itu merupakan salah satu kewenangan Polri yang diatur sesuai Undang-Undang. "Kita akan mengenakan upaya paksa yang dimiliki Polri sesuai perundang-undangan. Apa upaya paksanya? Pemanggilan atau penangkapan," tambahnya.

Pencekalan ke Luar Negeri

Penetapan HRS dan lima orang lainnya sebagai Tersangka Kerumunan Pelanggaran Protokol Kesehatan. Foto: SP/Joanito De Saojoao
Penetapan HRS dan lima orang lainnya sebagai Tersangka Kerumunan Pelanggaran Protokol Kesehatan. Foto: SP/Joanito De Saojoao

Penyidik kepolisian mencekal Muhammad Rizieq Shihab untuk keluar negeri, setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara pelanggaran protokol kesehatan. "Penyidik juga sudah membuat surat pencekalan yang pertama kepada Muhammad Rizieq Shihab kepada Dirjen Imigrasi Kemenkumham dalam waktu 20 hari," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Kamis (10/12).

Selain MRS, pihak kepolisian juga turut mencekal sebanyak lima orang lainnya yang turut ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang sama.

"Polda Metro Jaya juga membuat surat pencekalan keluar negeri kepada Haris Ubaidillah, Alwi Alatas, Ahmad Suryadi, Ahmad Sabri Lubis dan Idrus, sudah kita lakukan pencekalan, surat sudah kita kirim pada 7 Desember 2020," tambahnya. (b1)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN