Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Menkes: Vaksinasi Bagian dari 4 Strategi Penanganan Pandemi

Minggu, 14 Maret 2021 | 17:34 WIB
Maria Fatima Bona

JAKARTA, investor.id   - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, vaksinasi Covid-19 bukan satu-satunya strategi penanganan pandemi, tetapi salah satu dari 4 strategi direkomendasi dari World Health Organization (WHO) untuk mengatasi laju penularan pada situasi pandemi  ini.

Adapun hal pertama perlu diperhatikan adalah perubahan perilaku dan memperbaiki  pelayanan kesehatan masyarakat.  Pasalnya, pandemi tidak ada yang selesai dalam satu tahun, bisa mencapai 5  hingga 10 tahun. 

“Jadi nomor satu tolong taati protokol kesehatan,” kata  Menkes pada dialog yang digelar oleh Kagama Health and Caring II,  PP Kagama- Pengda Kagama  DKI Jakarta  yang bertajuk; “Aku Siap Divaksin”  secara daring, Minggu (14/3/2021).

Kedua,  strategi surveilans, yakni mencari siapa yang terinfeksi, kemudian mencari lagi  siapa yang telah ditularkan  untuk dilakukan isolasi.  Sebab,  virus akan mati dalam 14 hari  dengan sendirinya. 

Oleh karena itu, pemerintah  menerapkan strategi 3T, yakni testing,  tracing, dan treatment. Ketiga, vaksinasi dengan skema prioritas  berbasis risiko, dan keempat adalah perawatan yakni ketersediaan rumah sakit dan lainnya. 

“Empat strategi tersebut harus dijalankan bersamaan, pandemi tidak akan selesai dalam waktu satu tahun, tetapi akan bisa terjadi selama  5 atau 10 tahun," ucapnya.

Menkes juga mengatakan, semua pandemi  global yang  terjadi cara mengatasinya sama, yakni mengurangi laju penularan.  Khusus untuk pandemi Coid-19, kata Menkes,  berdasarkan data statistik di seluruh dunia, tercatat  100 yang terinfeksi, maka 80% sembuh dengan sendirinya tanpa pengobatan. Sedangkan 20% masuk rumah sakit dengan rincian 5% masuk   ruangan  intensive care unit (ICU), dan yang fatality rate  2%.

Terkait dengan fatality rate   ini, menurut Menkes, banyak penyakit lain yang lebih tinggi fatality rate. Misalnya kanker paru   ataupun TBC (Tuberkulosis).

“Jadi setiap kali pandemi sebenarnya  dari dulu sampai sekarang cara menanganinya  secara sederhana , gimana kita bisa mengurangi  laju penularan  agar  mampu kapasitas layanan  kesehatan kita menangani,” ucapnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN