Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea

Dipanggil ke Istana, Andi Gani Sampaikan Masalah Ketenagakerjaan

Rabu, 14 April 2021 | 17:01 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendadak dipanggil Ke Istana Negara, Jakarta pada Rabu (14/4).

Andi Gani menjelaskan maksud kedatangannya untuk menyampaikan beberapa masalah ketenagakerjaan dan juga polemik tunjangan hari raya (THR) di tahun 2021.

Khusus THR, Andi Gani meminta agar tim Satgas THR saat ini dilengkapi tidak hanya dari unsur pemerintah tapi harus diisi oleh tiga pihak, yaitu pemerintah, buruh, dan pengusaha agar bisa berimbang.

"Tim Satgas THR ini dilengkapi dari unsur buruh dan pengusaha agar bisa netral memberikan masukan yang seimbang dan sama-sama bisa melihat perusahaan ini mampu atau tidak memberikan THR," kata dia di Jakarta, Rabu (14/4).

Andi Gani menilai, Satgas THR penting untuk melakukan pengawasan yang melekat. Karena, dari tahun 2020 bahkan ada perusahaan yang masih mencicil sampai hari ini dan belum selesai.

"Karena itu harus ada ketegasan dari pemerintah untuk bisa memberikan sanksi kalau ada perusahaan yang tidak melakukan kewajibannya dengan baik sesuai dengan Surat Edaran Menaker yang tahun ini meminta agar THR bisa dibayar penuh," tegasnya.

Terkait reshuffle kabinet yang lagi ramai dibicarakan, Andi Gani mengaku menyerahkan kepada Presiden Joko Widodo karena merupakan kewenangan dan hak prerogatifnya.

Seperti diketahui, Andi Gani pernah diminta masuk kabinet Presiden Jokowi. Namun, Andi Gani memilih tetap di posisi saat ini sebagai Presiden Komisaris BUMN PT PP.

Saat ditanya jika diminta masuk kabinet kembali, dia menjawab konsisten memilih untuk tetap di luar kabinet.

"Saya tetap konsisten lebih memilih di luar kabinet dan tetap memberikan masukan masukan kepada Presiden Jokowi sebagai sahabat," ucap Andi.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN