Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Deretan botol vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech   Fotoi:  JOEL SAGET / AFP

Deretan botol vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech Fotoi: JOEL SAGET / AFP

Vaksin Pfizer Hasilkan Efikasi 100% untuk Remaja 12-15 Tahun

Kamis, 15 Juli 2021 | 21:26 WIB
Natasia Christy Wahyuni

JAKARTA, investor.id  - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Comirnaty produksi Pfizer-BioNTech yang bisa dipakai mulai remaja usia 12 tahun ke atas. BPOM menyatakan berdasarkan data uji klinik fase 3, efikasi vaksin Pfizer menunjukkan hasil yang sangat baik.

“Berdasarkan data uji klinik fase 3, efikasi vaksin Pfizer pada usia 16 tahun ke atas menunjukkan  keberhasilan sebanyak 95,5%. Sedangkan, pada remaja usia 12-15 tahun sebesar 100%,” kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam konferensi pers secara daring, Kamis (15/7/2021).

Penerbitan EUA diberikan untuk vaksin Comirnaty produksi Pfizer-BioNTech untuk usia 12 tahun ke atas. Dari catatan BPOM, data imunogenisitas menunjukkan pemberian 2 dosis vaksin Comirnaty dalam selang 3 minggu menghasilkan respons imun yang baik.

Selain itu, hasil pengkajian menunjukan bahwa secara umum keamanan vaksin dapat ditoleransi pada semua kelompok usia. Kejadian reaksi yang paling sering timbul dari penggunaan vaksin ini antara lain nyeri pada tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, menggigil, nyeri sendi, dan demam.

“Dalam memberikan persetujuan EUA, BPOM telah melakukan pengkajian bersama Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 dan Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) terkait dengan keamanan dan efikasi dari vaksin Pfizer,” kata Penny.

Penny menjelaskan vaksin Comirnaty adalah vaksin dengan platform mRNA yang memiliki spesifikasi penyimpanan khusus dengan menggunakan ultra low temperature (suhu -90 derajat sampai -60 derajat Celcius).

“Vaksin ini tentu perlu dikawal dalam proses pendistribusiannya. PT. Pfizer sebagai produsen telah menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sampai ke titik penyuntikan (tempat pelaksanaan vaksinasi) di Indonesia,” lanjut kepala BPOM.

Penny juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama dari kementerian/lembaga terkait seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan lintas sektor lainnya yang berhasil mendatangkan vaksin Covid-19 dengan berbagai upaya. Apresiasi juga disampaikan kepada Tim Ahli Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19 dan ITAGI yang telah bersama-sama melakukan pengkajian secara intensif, sehingga dapat diterbitkan EUA vaksin produksi Pfizer tersebut.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN