Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo  bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau vaksinasi gratis buruh

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau vaksinasi gratis buruh

Kapolri dan Panglima Tinjau Vaksinasi Anggota KSPSI di Jawa Barat

Kamis, 5 Agustus 2021 | 14:01 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) kembali bersinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menggelar vaksinasi Covid-19 gratis untuk para buruh pada Kamis (5/8).

Lokasi berlangsung di Pimpinan Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SP TSK SPSI) PT Kahatex, Sumedang, Jawa Barat. Kali ini merupakan gelaran kedua yang dilakukan oleh KSPSI bersama Polri setelah sebelumnya melakukan kegiatan serupa di PT Victory Chingluh, Tangerang, Banten.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi untuk ribuan buruh anggota KSPSI.

Selain itu, hadir Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Ada pula Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea bersama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang ikut mendampingi Kapolri dan Panglima TNI

Andi Gani Nena Wea mengatakan, kegiatan Vaksinasi Presisi Polri bersinergi dengan KSPSI akan semakin mempercepat herd immunity terbentuk. Menurut dia, buruh yang sudah divaksin nantinya dapat bekerja secara maksimal. Tujuannya agar pertumbuhan ekonomi semakin membaik.

Andi Gani menegaskan, dalam situasi saat ini sudah seharusnya seluruh elemen bangsa saling membantu. "Kita harus bergotong royong agar perang melawan pandemi bisa segera dimenangkan," ujar Andi kepada wartawan, Kamis (5/8).

Presiden KSPI Andi Gani Nena Wea
Presiden KSPI Andi Gani Nena Wea

Andi Gani mengapresiasi sekaligus mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang mau memberikan perhatian lebih kepada para buruh, melalui program vaksinasi.

Tak lupa, Andi Gani juga mengucapkan apresiasinya kepada Panglima TNI yang telah mengerahkan tenaga medisnya untuk membantu pelaksanaan vaksinasi pada hari ini. Vaksinasi Presisi Polri Bersinergi dengan DPP KSPSI kali ini menargetkan 15 ribu buruh sebagai penerima vaksin.

"Terima kasih kepada Kapolri yang memiliki perhatian sangat besar terhadap buruh Indonesia. Vaksin presisi ini diharapkan agar dalam bekerja buruh tidak lagi was was terpapar virus corona. Salut untuk Polri," ucapnya.

Setelah di Jawa Barat, kata Andi Gani, kegiatan Vaksinasi Presisi untuk buruh akan dilanjutkan di DKI Jakarta.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, buruh merupakan salah satu pahlawan devisa negara. Karena, selama ini dengan kekuatan ekspor impor yang dilakukan oleh buruh di perusahaan-perusahaan, maka pelaksanaan akselerasi vaksin ini menjadi penting.

"Percepatan vaksinasi khususnya bagi kawan-kawan buruh yang tergabung dalam KSPSI dengan kekuatan ekspor selama ini yang dilakukan, untuk itu kami memiliki kewajiban untuk menjaga agar kawan-kawan buruh semuanya selalu sehat," kata dia.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan, TNI dan Polri akan selalu bergerak untuk menggelar serbuan vaksinasi di seluruh wilayah Indonesia.

Menurut dia, selain vaksinasi, strategi pemerintah dalam menangani Covid-19 adalah menegakkan dan mengampanyekan disiplin protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker menjaga jarak, dan mencuci tangan. 

"Selanjutnya pelaksanaan 3T (testing, tracing, dan treatment). Hal ini sangat penting untuk mengetahui dan memisahkan masyarakat yang tidak terinfeksi dan masyarakat yang terinfeksi," ujar Panglima.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN