Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investor Daily

Investor Daily

Airlangga Pasang Target Vaksinasi 2,1 Juta Dosis di Kalimantan

Jumat, 13 Agustus 2021 | 18:16 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Menko Perekonomian dan Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah terus mempercepat program vaksinasi Covid-19 di sejumlah wilayah di Indonesia, terutama di daerah yang kasus aktifnya tercatat masih tinggi. Salah satunya adalah Kalimantan.
 

Airlanggga mengatakan, selama minggu keempat Juli hingga minggu keempat Agustus 2021, akan didistribusikan sebanyak 1.733.880 dosis vaksin di lima provinsi di Kalimantan. Jika ditambah stok yang masih ada di pemda sekitar 400 ribu dosis, jumlah total dosis yang bisa disuntikkan untuk wilayah Kalimantan selama Agustus 2021 sekitar 2,1 juta. Hal itu disampaikan Airlangga saat memimpin rapat koordinasi (Rakor) dengan para lepala daerah dan Forkopimda Kalimantan, Kamis (12/8/2021).

“Vaksinasi harus terus ditingkatkan, selain untuk mencapai kekebalan kelompok, juga untuk melindungi masyarakat yang paling rentan,” kata Menko Airlangga, dikutip dari keterangan resmi, Jumat (13/8/2021).

Per 11 Agustus 2021, dari 208 juta orang target vaksinasi, realisasinya mencapai 78,3 juta orang. Pemerintah menargetkan jumlah vaksinasi berkisar 2-2,5 juta suntikan per hari. Selain peningkatan vaksinasi, Airlangga juga menjelaskan sejumlah langkah antisipasi diambil untuk mengatasi kekurangan oksigen di wilayah Kalimantan. Airlangga meminta kepala daerah untuk memastikan seluruh rumah sakit mengisi laporan harian oksigen melalui SIRS Online dan mengkoordinasikan kebutuhan oksigen dengan Kementerian Kesehatan.

Airlangga menerangkan, pemerintah mengantisipasi dan segera mengirimkan tambahan bantuan oksigen. Sebab, berdasarkan laporan di lapangan, masih ada daerah yang mengalami kekurangan pasokan oksigen, terutama di Kalimantan Utara.

Untuk mengatasi ini, demikian Airlangga, pemerintah telah memetakan produsen dan industri pemasok oksigen di Kalimantan, antara lain berasal dari Samator Bontang, Samator Kutai, Pupuk Kaltim dan Kaltim Methanol Industri. Jumlah RS yang sudah mengisi sistem SIRS Online hanya 62% atau 126 RS dari total 205 RS di Kalimantan. Selain itu, pemerintah juga telah mendistribusikan sekitar 67 oxygen concentrator untuk wilayah Kalimantan.

Menko Airlangga juga meminta daerah yang belum memiliki tempat isolasi terpusat agar menyiapkannya. Airlangga juga mengingatkan kembali pentingnya mengurangi mobilitas masyarakat karena ada korelasi kuat antara mobilitas masyarakat dan perkembangan jumlah kasus konfirmasi dan kasus aktif.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN