Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo. Foto: Investor Daily/Gagarin

Presiden Joko Widodo. Foto: Investor Daily/Gagarin

PPKM Diperpanjang 24-30 Agustus 2021, Beberapa Daerah Level 4 Turun ke Level 3

Senin, 23 Agustus 2021 | 19:37 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali akan diperpanjang mulai 24 hingga 30 Agustus 2021. Ada beberapa daerah yang sudah bisa diturunkan PPKM level 4 menjadi level 3.

“Untuk itu, pemerintah memutuskan mulai tanggal 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021, beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level 4 ke level 3,” kata Jokowi dalam memberikan keterangan pers secara virtual yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (23/8/2021).

Dijelaskan Jokowi, untuk Pulau Jawa dan Bali wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah kabupaten/kota lainnya sudah bisa berada pada level 3 mulai 24 Agustus 2021.

“Untuk Pulau Jawa dan Bali, ada perkembangan yang cukup baik. Level 4 dari 67 kabupaten/kota berkurang menjadi 51 kabupaten/kota, level 3 dari 59 kabupaten/kota menjadi 67 kabupaten/kota dan level 2 dari 2 kabupaten/kota menjadi 10 kabupaten/kota,” ujar Jokowi.

Kemudian, lanjut Jokowi, untuk luar Pulau Jawa dan Bali juga ada perkembangan yang membaik tetapi tetap harus waspada. Dirincikannya, level 4 dari 11 provinsi menjadi 7 provisi. Di level 4 ini juga mengalami pengurangan, dari 132 kabupaten/kota menjadi 104 kabupaten/kota.

“Level 3 dari 215 kabupaten/kota menjadi 234 kabupaten/kota dan level 2 dari 39 kabupaten/kota menjadi 48 kabupaten/kota,” ungkap Jokowi.

Sebelumnya Jokowi, menyebutkan kasus konfirmasi positif menurut sangat signifikan, yakni sebesar 78% sejak diberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Bali serta di luar Pulau Jawa dan Bali.

Begitu juga dengan angka kesembuhan, lanjut Jokowi, secara konsisten lebih tinggi dibandingkan penambahan kasus konfirmasi selama beberapa minggu terakhir ini. Hal ini berkontribusi secara signifikan terhadap penurunan keterisian tempat tidur, BOR nasional yang saat ini pada angka 33%.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN