Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sesi Coffee Morning yang mempertemukan sejumlah pihak yang terlibat untukmensukseskan KTT G-20 Tahun 2022 di Labuan Bajo,

Sesi Coffee Morning yang mempertemukan sejumlah pihak yang terlibat untukmensukseskan KTT G-20 Tahun 2022 di Labuan Bajo,

Labuan Bajo Terus Bersiap Untuk KTT G20 2022

Minggu, 26 September 2021 | 07:17 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Tahun depan Labuan Bajo akan menjadi tempat penyelenggaraan KTT G-20 yang cukup penting untuk perjuangan diplomasi Indonesia di antara negaranegara maju yang juga tergabung di G-20. Sebagai lokasi penyelenggaraan sebuah konferensi bertaraf internasional, persiapan Labuan Bajo sebagai venue memerlukan sinergi semua pihak yang terlibat. Sinergi inilah yang dirangkul oleh Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) serta Pemda Kabupaten Manggarai Barat juga para stakeholder terkait.

Pada sesi coffee morning yang mempertemukan sejumlah pihak yang terlibat untuk mensukseskan KTT G-20 di Labuan Bajo, berkumpul bersama dan menyiapkan sejumlah aspek demi kesuksesan pertemuan G-20 yang tinggal beberapa bulan lagi. Pertemuan coffee morning sudah intens dilakukan setiap dua minggu sekali dan pada pertemuan terakhir pekan ke-3 September lalu sempat dihadiri oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, Direktur Utama BPOLBF, Shana Fatina, DanLanal Manggarai Barat, Direktur Bank Mandiri Labuan Bajo, serta para Pimpinan kantor BUMN Labuan Bajo juga jajaran lain BPOLBF dan pejabat dari instansi Pemkab Mabar.

"Kami sudah menyiapkan dukungan kesiapan aspek 3A (Amenitas, Atraksi, Aksesibilitas) Labuan Bajo sebagai Side Event dari penyelenggaraan G20 yang nantinya akan menghadirkan sekitar 7 Working Group Meeting mulai dari akomodasi berstandar internasional dan akomodasi lainnya yang sudah tersertifikasi CHSE, akses laut dan udara, kesiapan jaringan komunikasi 4G hingga 5G, transportasi publik ramah lingkungan, ketersediaan peta perjalanan hingga tentu saja paket wisata menarik di seputar Labuan Bajo," tukas Shana Fatina.

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) sendiri sejauh ini telah mendata setidaknya ada 11 hotel bintang 3 hingga bintang 5 dengan total kapasitas sebanyak 848 kamar dan ditargetkan akan terus bertambah hingga 1500 kamar pada tahun 2022 mendatang sehingga nantinya diharapkan bisa menampung kapasitas para peserta KTT G-20.

Tercatat di Labuan Bajo sendiri sejauh ini sudah ada sekitar 6 Hotel dan juga 46 pelaku usaha tersertifikasi CHSE. Selain itu sebanyak 261 operator tur atau agen tur yang datang dari lima asosiasi kapal yang secara legal terdaftar juga serta telah berintegrasi dalam satu sistem registrasi di dalam ekosistem digital.

"BPOLBF terus gencar melakukan penerapan CHSE di lingkungan perkantoran, Instansi Pemerintahan, serta industri pariwisata yang utamanya akan melayani tamu dalam rangka G20", tambah Shana.

Salah satu isu lain seperti ketersediaan pasokan air bersih juga menjadi pokok pembahasan bersama dalam sesi pertemuan coffee morning. Diharapkan juga dengan target kunjungan itu, koordinasi BPOLBF bersama Pemkab Mabar dan lintas stakeholder kemudian bisa dimaksimalkan untuk menjamin keamanan wisatawan atau pelancong dari berbagai tempat. Caranya adalah dengan terus mendatangkan vaksin ke Labuan Bajo dan menargetkan setidaknya sekitar 100% warga Manggarai Barat sudah vaksin untuk mencegah penularan Covid-19

Sejauh ini dari catatan yang ada target vaksin di Manggarai Barat sendiri sudah mencapai 56,68% dari total target vaksin sekitar 250 ribu penduduk Manggarai Barat. Selain itu skema travel buble juga diterapkan untuk mengatur jalur lintas para pengunjung selama penyelenggaraan berlangsung nantinya.

Labuan Bajo didesain sebagai destinasi pariwisata premium.
Labuan Bajo didesain sebagai destinasi pariwisata premium.

Catatan lainnya, saat ini kampanye CHSE di berbagai instansi dan lembaga juga terus digencarkan di Labuan Bajo. Baru-baru ini telah difasilitasi pelaksanaan sebanyak 5000 dosis vaksin ke Manggarai Barat.

BPOLBF sendiri dalam berbagai kesempatan mendorong seluruh instansi pemerintah daerah untuk makin meningkatkan kewaspadaan Covid19 di lingkungan perkantoran, salah satunya dengan menerapkan aplikasi Peduli Lindungi yang secara otomatis akan melakukan pembatasan kerumunan, seperti yang telah Kantor BPOLBF terapkan saat ini.

"Yang pasti kami terus berupaya memastikan kesiapan Labuan Bajo sebagai side event G20 tahun depan. Melalui sinergi seluruh pihak dan elemen terkait, Labuan Bajo siap menerima kunjungan tamu dan sekaligus menjamin keamanan masyarakat saat penyelenggaraan berlangsung. Kita terus berupaya memutus mata rantai penyebaran covid," Shana menegaskan.

Nantinya side event penyelenggaraan dari KTT G-20 akan mengambil fokus di Labuan Bajo serta beberapa titik destinasi wisata yang disiapkan untuk mendukung side event itu.

Sederet desa wisata yang ada di dalam Kawasan Taman Nasional Komodo seperti Goa Rangko, Cunca Wulang, Mbeliling, dan desa lainnya di luar Labuan Bajo seperti desadesa wisata di Manggarai, Ngada, hingga Ende juga sudah dipersiapkan untuk menunjang paket perjalanan wisata selama event berlangsung nantinya.

"Banyak hal telah kami siapkan. Selain kesiapan akomodasi kami juga memastikan bahwa nantinya bakal ada juga produk kreatif dari masyarakat di Manggarai Barat dan semua Kabupaten pendukung ini untuk mendukung KTT G-20. UMKM lokal juga sudah kita persiapkan bersama agar mereka bisa memenuhi target produksi yang sesuai kebutuhan wisatawan. Intinya ada produk yang bisa dibeli dan dikenalkan nantinya," tambah Shana.

Rencananya 7 Working Group Meeting KTT G20 yang akan diselenggarakan di Labuan Bajo akan berlangsung mulai dari Juni hingga September 2022, dimana agendanya antara lain membahas beberapa topik yang berkaitan erat dengan situasi global seperti lingkungan dan perubahan iklim, lalu ada ekonomi digital, dan juga financial track.

Agenda lainnya antara lain pembahasan mengenai beberapa dukungan global untuk negara-negara miskin yang rentan terdampak Covid-19, lalu ada juga bahasan tentang iklim investasi di bidang infrastruktur digital, pengembangan sistem keuangan digital dan keuangan berkelanjutan yang diharapkan bisa mendukung agenda agar ekonomi semakin membaik.

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN