Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko PMK Muhadjir Effendy. Sumber: BSTV

Menko PMK Muhadjir Effendy. Sumber: BSTV

Pemerintah Pastikan Kesiapan Penyelenggaraan PON XX Papua

Selasa, 28 September 2021 | 11:56 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –  Pemerintah memastikan kesiapan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX   di Provinsi Papua, pada 2 – 15 Oktober 2021. Perhelatan akbar yang akan dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi), pada 2 Oktober 2021 akan digelar di lima kota yang ada di Provinsi Papua, yaitu Merauke, Jayapura, Mimika, Kabupaten Jayapura, dan Kabupaten Keroom.

Menko PMK Muhadjir Effendy usai memimpin rapat tingkat menteri di Jakarta, mengatakan bahwa sebelum acara pembukaan pada 2 Oktober 2021, seluruh persiapan telah berjalan lancar dan perhelatan pesta olahraga terbesar nasional itu siap dilaksanakan.

“Rapat tingkat menteri yang dilakukan bertujuan mengkonfirmasi kembali dan memastikan seluruh dukungan kementerian dan lembaga terhadap penyelenggaraan PON dan Peparnas Papua 2021, khususnya pada bidang kesehatan terkait Covid-19, antisipasi gangguan keamanan, dan persiapan dukungan penyelenggaraan seperti transportasi, akomodasi, dan telekomunikasi semua berjalan seperti yang diharapkan,” ujar Muhadjir seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet, pada Selasa (28/9/2021).

Ia mengatakan, seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) sudah menindaklanjuti dan menyelesaikan amanat yang tercantum dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor  10 Tahun 2017 tentang Dukungan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua, Inpres Nomor 1 Tahun 2020 tentang Percepatan Dukungan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Tahun 2020 di Provinsi Papua, dan Inpres Nomor 4 Tahun 2021 tentang Dukungan Penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI Papua.

Menurut dia, dari aspek keamanan perlu antisipasi terjadinya kerumunan penonton khusus pada pertandingan tim tuan rumah.

Di samping itu, perlu dilakukan pengamanan infrastruktur dan pengamanan konten informasi. Sementara itu, menyangkut penyelesaian tanah yang disengketakan yang ditempati beberapa venue akan diselesaikan oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) bersama pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota setelah penyelenggaraan PON dan Peparnas Papua 2021.

“Penyelesaian itu nantinya akan dilakukan sesuai dengan pendekatan-pendekatan yang seharusnya di lokasi di mana masalah masih terjadi,” ujar Muhadjir.

Ia juga  meminta kepada seluruh K/L agar berkoordinasi dengan Panitia Besar (PB) PON terkait seluruh tambahan dukungan yang akan disediakan seperti rencana penambahan hotel terapung, tempat kuliner, dan sebagainya.

Percepatan Vaksinasi Dari sisi kesehatan, pemerintah akan kembali melakukan sinkronisasi aturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait keputusan pertandingan yang dapat dihadiri oleh 25 % dari kapasitas venue dan harus sudah mendapatkan vaksin tahap kedua.

Muhadjir menyampaikan pemerintah terus mempercepat laju vaksinasi di daerah yang akan menjadi tuan rumah ajang olahraga nasional ini.

“Saat ini, Kemenkes bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Polri, dan TNI sedang melakukan percepatan pelaksanaan jangkauan vaksin,” ucap Menko PMK.

Menkes Budi Gunadi Sadikin. (ist)
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (ist)

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa mengacu pada aturan Mendagri dipersyaratkan bagi kota/kabupaten yang akan melaksanakan pertandingan PON XX dan Peparnas XVI diharapkan 60 % sudah melakukan vaksinasi tahap pertama.

“Dari kelima kota yang menyelenggarakan PON, Merauke, Kota Jayapura, dan Mimika sudah di atas 60 % sedangkan Kabupaten Jayapura sudah 57 % dan Kabupaten Keerom 54 %. Kita mengejar agar Kabupaten Jayapura dan Keerom bisa segera meningkat mencapai target 60 % bersama TNI/Polri dan seluruh vaksin dosis 1 dan 2 sudah sampai di Papua, tinggal menunggu vaksinasinya saja,” kata Menkes.

Terkait protokol kesehatan, Budi menegaskan pihaknya bekerja sama dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 tingkat provinsi, dinas kesehatan, dan panitia penyelenggara PON terkait penggunaan PeduliLindungi atau alat skinning lainnya untuk memastikan penerapan protokol kesehatan terhadap penonton yang dibatasi 25 % dari kapasitas.

Selain K/L terkait, rapat ini juga dihadiri para bupati/wali kota daerah yang akan menjadi penyelenggara kegiatan cabang olahraga PON XX dan Peparnas XVI Papua Tahun 2021.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN