Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerja Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menggunakan alat berat melakukan pengerukan lumpur di Sungai Krukut, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pekerja Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menggunakan alat berat melakukan pengerukan lumpur di Sungai Krukut, Kelurahan Karet Tengsin, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Anies Siaga, Tanggap dan Galang Hadapi Penyebab Banjir di Jakarta

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:04 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan prinsipnya dalam menghadapi tiga penyebab utama banjir di Jakarta. Prinsipnya, kata Anies, adalah siaga, tanggap dan galang dengan kolaborasi bersama elemen masyarakat.

“Kita hadapi dengan tiga prinsip, satu siaga, dua tanggap, tiga galang. Harapanya, ini akan bisa menggerakkan seluruh unsur masyarakat,” ujar Anies usai memimpin apel kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di DKI Jakarta Tahun 2021, di Monas, Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Apel siaga banjir Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur DKI Anies Baswedan di Monas, jakarta, Rabu (13/10/2021). . Sumber: BSTV
Apel siaga banjir Pemprov DKI Jakarta yang dipimpin Gubernur DKI Anies Baswedan di Monas, jakarta, Rabu (13/10/2021). . Sumber: BSTV

Anies kemudian membebeberkan tiga penyebab utama banjir di Jakarta. Pertama, kata dia, banjir yang disebabkan rob atau pasang air laut. Hal ini biasanya terjadi di wilayah pesisir atau tepi laut Jakarta. Kini, di samping karena pasangnya air laut, penurunan muka tanah di utara Jakarta juga mempengaruhi meningkatnya banjir rob.

“Kedua adalah front dari kawasan selatan pegunungan, yaitu air hujan yang dialirkan melalui 13 sungai masuk Jakarta,” ungkap Anies.

Penyebab kedua ini biasa dikenal banjir kiriman. Karena berada di wilayah dataran rendah dan memiliki 13 aliran sungai, Jakarta dapat banjir jika hujan terjadi di hulu sungai. Hujan dengan intesitas tinggi di daerah hulu (Jawa Barat dan Banten) akan terbawa melalui aliran sungai ke Jakarta sebelum lepas ke laut.

Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV
Gubernur DKI Anies Baswedan. Sumber: BSTV

Hal inilah yang membuat sungai yang bermuara di Jakarta meluap dan mengakibatkan banjir. Pada saat kondisi tertentu kapasitas aliran sungai di Jakarta tersebut tidak cukup menampung air, sehingga terjadi limpasan di beberapa bantaran sungai di Jakarta.

“Front yang ketiga adalah hujan lokal yang terjadi di Jakarta,” tambah Anies.

Hujan yang terjadi dengan intensitas tinggi dalam durasi yang lama di wilayah Jakarta akan mengisi salurah-saluran air dan daerah cekung. Jika tidak tertampung lagi, air akan meluap hingga menyebabkan banjir.

Pekerja Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menggunakan alat berat melakukan pengerukan lumpur di lintasan Banjir Kanal Barat, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021).  Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Pekerja Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta menggunakan alat berat melakukan pengerukan lumpur di lintasan Banjir Kanal Barat, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Selain itu, dimensi drainase kota Jakarta dirancang untuk menampung debit air dengan curah hujan maksimal 100 mm/hari. Namun, pada beberapa hujan besar ekstrem yang terjadi di Jakarta, curah hujan melebihi kapasitas tersebut.

Contohnya pada 1 Januari 2020 lalu, curah hujan Jakarta mencapai 377 mm/hari dan merupakan yang tertinggi selama 24 tahun. Sehingga banjir pun melanda sebagian besar wilayah Ibu Kota.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN