Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mendagri Tito Karnavian   Foto: IST

Mendagri Tito Karnavian Foto: IST

Ini Dia Aturan Baru Syarat Perjalanan Selama PPKM

Rabu, 20 Oktober 2021 | 05:51 WIB
Hendro Situmorang

JAKARTA, investor.id  - Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri mengeluarkan aturan baru terkait syarat perjalanan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3, level 2 dan level 1 Corona virus disease di wilayah Jawa dan Bali.

Diketahui tren kasus Covid-19 di Indonesia terus menunjukkan perbaikan. Ada 54 kabupaten/kota di Jawa Bali yang masuk PPKM level 2, termasuk Jabodetabek, kecuali Kabupaten Bogor dan Tangerang. Selain itu 9 daerah menyusul berada di PPKM level 1, saat kasus Covid-19 dinilai terkendali. Syarat perjalanan di Jawa-Bali kemudian diperbarui.

Berikut syarat perjalanan lengkap yang telah diperbarui sesuai dengan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021. Instruksi Menteri ini mulai berlaku hari ini pada 19 Oktober hingga 1 November 2021 mendatang.

Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan mobil pribadi, sepeda motor, dan transportasi umum jarak jauh (pesawat udara, bis, kereta api, dan kapal laut dan kereta api) harus:
1. Menunjukkan kartu vaksin (minimal vaksinasi dosis pertama).
2. Menunjukkan PCR (H-2) untuk pesawat udara serta antigen (H-1) untuk moda transportasi mobil pribadi, sepeda motor, bis, kereta api dan kapal laut.
3. Untuk sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya berlaku sebagai berikut:
- Untuk sopir yang sudah divaksin (dua) kali dapat menggunakan antigen yang berlaku selama 14 (empat belas) hari untuk melakukan perjalanan domestik
- Untuk sopir yang baru divaksin 1 kali antigen akan berlaku selama 7 hari
- Untuk sopir yang belum divaksin, harus melakukan antigen yang berlaku selama 1x24 jam.

Sementara merujuk pada Inmendagri No. 47 Tahun 2021 yang berlaku pada 5-18 Oktober 2021 untuk wilayah Jawa Bali terdapat beberapa persyaratan, yakni :

1. Pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama.
2. Pelaku perjalanan domestik wajib menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 yakni PCR (H-2)
3. Moda transportasi, seperti mobil pribadi, sepeda motor, bis, kapal laut, dan kereta api, harus menunjukkan hasil tes Antigen (H-1).
4. Perjalanan dengan pesawat udara antarkota atau kabupaten di dalam Jawa Bali menunjukkan hasil negatif Antigen (H -1) dengan syarat sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua serta hasil negatif PCR (H-2) jika baru memperoleh vaksin dosis pertama;
5. Sopir kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya dikecualikan dari ketentuan memiliki kartu vaksin.
Catatan tambahan, perjalanan pesawat dan moda transportasi seperti pada poin kedua dan ketiga, aturan tersebut dikhususkan untuk kedatangan dari luar Jawa Bali atau keberangkatan dari Jawa Bali ke luar Jawa Bali.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN