Menu
Sign in
@ Contact
Search
BMKG  Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

BMKG Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

BMKG Peringatkan Dampak Cuaca Buruk Siklon Tropis Paddy

Selasa, 23 November 2021 | 09:45 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan dampak cuaca buruk di sejumlah wilayah Indonesia akibat siklon tropis Paddy yang berkembang.

BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) memantau pertumbuhan bibit siklon Tropis 90S di sekitar Samudra Hindia bagian tenggara sejak 17 November 2021. Berdasarkan analisis terbaru 22 November 2021 malam, bibit ini telah berkembang menjadi siklon tropis Paddy di sekitar Samudra Hindia Selatan Jawa Tengah, tepatnya di posisi 13.3 LS, 108.0 BT.

Kecepatan angin maksimum di sekitar pusat Siklon Tropis Paddy mencapai 40 knot (75 km/jam) dengan tekanan udara minimum di sekitar pusatnya sekitar 997 mb. Siklon Tropis Paddy bergerak dengan kecepatan sekitar 8 km/jam ke arah selatan dan semakin menjauhi wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto menyatakan siklon tropis Paddy membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi) yang memanjang dari Lampung hingga Jawa Tengah dan di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah yang mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut.

"Sistem ini juga secara tidak langsung dapat meningkatkan ketinggian gelombang di sekitar wilayah perairan barat Lampung hingga selatan Bali-NTB," kata dia dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Selasa (23/11/2021).

BMKG memperingatkan dampak cuaca buruk di sejumlah wilayah Indonesia akibat siklon tropis Paddy yang berkembang.
BMKG memperingatkan dampak cuaca buruk di sejumlah wilayah Indonesia akibat siklon tropis Paddy yang berkembang.

Dalam 24 jam kedepan siklon tropis Paddy dapat memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia berupa potensi;

- Hujan sedang - lebat di wilayah Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTB.

- Gelombang laut ketinggian 1,25 - 2,5 meter (moderate) dapat terjadi di Perairan Barat Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Samudra Hindia Barat Kep. Mentawai, perairan selatan Jawa Barat hingga Sumbawa, Selat Bali – Lombok – Alas bagian selatan, Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga Pulau Sumba.

- Gelombang laut ketinggian 2,5 – 4 meter (rough sea) dapat terjadi di perairan barat Pulau Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten, Samudra Hindia Barat P. Enggano hingga selatan Jawa Tengah.

"Seiring dengan makin menjauhnya Siklon Tropis Paddy dari wilayah Indonesia, maka dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca di Indonesia juga diperkirakan akan semakin berkurang," urai Guswanto.

BMKG melalui Jakarta TCWC terus melakukan pemantauan perkembangan Siklon Tropis dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya. Terkait dengan potensi cuaca ekstrem tersebut, masyarakat diimbau untuk:

1. Menghindari kegiatan pelayaran di wilayah perairan yang terdampak.

2. Menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.

3. Mewaspadai potensi dampak seperti banjir/bandang/banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang terutama di daerah yang rentan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com