Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Presiden Joko Widodo berpidato  pada Puncak Peringatan HUT Ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara virtual, Sabtu (27/11/2021).

Presiden Joko Widodo berpidato pada Puncak Peringatan HUT Ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara virtual, Sabtu (27/11/2021).

Kebijakan P3K  Bentuk Perhatian Pemerintah pada Guru Honorer

Sabtu, 27 November 2021 | 20:32 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah memperhatikan kesejahteraan guru honorer. Perhatian itu diwujudkan melalui skema pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Komitmen itu kemudian diperkuat dengan terbitnya Peraturan  Pemerintah (PP)Nomor 49 Tahun 2018 tentang manajemen P3K dengan perjanjian kerja.

Hal itu diungkapkan Presiden saat hadir pada puncak Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke-76.  “Ini membuka  peluang bagi  para guru honorer  yang telah berusia 35 tahun ke atas yang oleh Undang-Undang tidak memungkinkan diangkat menjadi  PNS, bisa diangkat sebagai ASN P3K dengan tetap memperhatikan mutu guru,” ujar Jokowi pada Puncak Peringatan HUT Ke-76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) secara virtual, Sabtu (27/11/2021).

Jokowi menuturkan, kebijakan P3K ini merupakan bentuk penghargaan kepada guru honorer yang berdedikasi. Oleh karena itu, pemerintah terus mendorong  agar formasi  1 juta guru P3K  dapat tercapai dengan memperhatikan aspirasi PGRI.

Dia menyebutkan, penghargaan  kepada para guru  honorer, pemerintah telah memberikan kesempatan kepada  173.329  guru honorer  menjadi  guru P3K. Ke depannya, Jokowi mengatakan, akan terus mendengar aspirasi dari guru untuk berkolaborasi meningkatan kualitas pendidikan Indonesia.

“Saya akan terus mendengar aspirasi para guru, saya mengajak para guru untuk bergandengan tangan dengan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak bangsa yang akan menerima estafet kepemimpinan ke depan untuk meraih Indonesia maju yang kita cita-citakan,” ucapnya

 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN