Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Varian Omicron. Foto: Istimewa

Varian Omicron. Foto: Istimewa

Waspada Omicron, Pimpinan Komisi Kesehatan: Yang Lagi Kurang Sehat Hindari Keramaian

Kamis, 2 Desember 2021 | 17:13 WIB
Markus Junianto Sihaloho

JAKARTA, investor.id   - Wakil Ketua Komisi Kesehatan DPR, Melkiades Laka Lena mengingatkan warga masyarakat yang sedang dalam kondisi kurang sehat, agar menghindari keramaian. Demi menghindari virus Covid-19 varian Omicron yang mudah menular.

"Kalau kita punya kondisi kesehatan yang kurang bagus, sebaiknya jangan berada di lingkaran yang ramai karena berpotensi sangat tinggi untuk omicron ini," kata Melki Laka Lena,  dalam diskusi dialektika demokrasi dengan tema 'Antisipasi Varian Omicron Jelang Nataru 2021', Kamis (2/12/2021).

 Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena

Dijelaskannya, varian Omicron ini masih terus diteliti. Sejauh ini, yang bisa dipastikan adalah dari segi kecepatan penularan. Virus Covid varian Omicron ini dipastikan lebih cepat menular.

Sisi lainnya, ditemukan juga bahwa untuk pasien kategori muda, ternyata dampak terhadap pasien cenderung ringan, tidak seberat varian Delta.

"Jadi dia cepat menularkan tapi tidak memberikan tingkat keparahan yang serius bagi orang yang terkena. Tapi ini masih diteliti lagi dampak sebenarnya untuk yang anak-anak usia muda yang 40 tahun ke bawah, atau terkena di kalangan lansia, atau orang-orang berusia lagi dan rentan untuk bisa meninggal," urainya.

Untuk pengaruh Omicron terhadap orang-orang yang sudah divaksin, juga masih terus diteliti. Catatan dari Kemenkes menyebut bahwa bagi yang sudah melakukan vaksinasi, dampaknya cenderung lebih ringan.

Tapi apapun itu, lanjut Politikus Golkar itu, antisipasi yang utama adalah protokol kesehatan lebih ketat.

"Kami tentu mendorong untuk Kementerian Kesehatan, praktisi maupun pelaku kesehatan, agar waspada saja dan jangan grogi, jangan ketakutan yang berlebihan," pungkasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN