Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pelajar  sekolah dasar mendapatkan vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun di SDN 03 Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (14/12/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pelajar sekolah dasar mendapatkan vaksin Covid-19 saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 usia 6-11 tahun di SDN 03 Rawabuntu, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (14/12/2021). Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Vaksinasi Covid-19: 15% Masyarakat Masih Ragu, 7% Menolak

Sabtu, 18 Desember 2021 | 09:04 WIB
Fatima Bona

JAKARTA, investor.id -  Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan percepatan vaksinasi Covid-19  saat ini terkendala berbagai aspek. Salah satunya, masih ada 15% masyarakat Indonesia yang ragu untuk divaksinasi dan 7% menolak.

“Saat ini yang menolak 7% dan  ragu ragu 15% jadi ada penurunan sedikit  tetapi perlu ada upaya untuk perkuat sosialisasi terutama mengajak pemuka agama dan tokoh masyarakat atau tokoh adat,” kata Nadia saat dihubungi Beritasatu.com, Jumat (17/12/2021).

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr. Siti Nadia Tarmizi. Sumber: BSTV
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemkes), dr. Siti Nadia Tarmizi. Sumber: BSTV

Ia juga menyebutkan, tantangan vaksinasi juga karena transportasi, geografis, dan informasi  yang diterima masyarakat masih belum lengkap atau informasi yang salah.

“Ini juga masalah kepercayaan, jarak antara rumah penduduk yang jauh sehingga tenaga kesehatan membutuhkan waktu untuk bisa memberikan vaksinasi door to door,” ucapnya.

Meski begitu, Nadia menegaskan, pemerintah  menargetkan vaksinasi dosis lengkap  untuk usia 18 tahun ke atas tuntas Maret 2022. Sedangkan  anak usia 6-17  tahun pada Juni 2022.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN