Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Luhut Pandjaitan

Luhut Pandjaitan

PERTIMBANGKAN MASA KARANTINA 14 HARI,

Luhut Imbau Masyarakat Tak Terlibat Gosip Penyebaran Omicron

Senin, 20 Desember 2021 | 18:01 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengimbau masyarakat tidak terlibat dalam gosip berkepanjangan terkait munculnya pandemi Covid-19 varian Omicron di Indonesia.

Saat ini, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menerapkan masa karantina selama 14 hari bagi pendatang, baik Warga Negara Indonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA) yang masuk ke Indonesia.

"Saya titip kepada teman-teman media dan masyarakat di seluruh Tanah Air, kita jangan bergosip ria dengan ini (varian Omicron). Dengarkan saja penjelasan resmi pemerintah, yang diberikan Kementerian Kesehatan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan kantor saya," kata Luhut saat memberikan keterangan pers usai rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (20/12/2021).

Rapat yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) khusus membahas tentang Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Ia mengatakan, jangan sampai gosip-gosip yang bertebar menimbulkan kepanikan dan ketakutan masyarakat.

"Tidak ada yang perlu dibuat panik, karena semua kesiapan pemerintah jauh lebih bagus dibandingkan bulan Mei, Juni, dan Juli tahun ini," kata Luhut.
Disebutkan, saat ini  ini pemerintah juga mulai meningkatkan  pengawasan terkait peningkatan kedatangan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) dari berbagai negara di beberapa pintu masuk yang ada.

"Bukan hanya dari penerbangan udara saja. Untuk itu pemerintah melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk menuju Indonesia, baik darat maupun laut. Dan, itu sudah dilakukan dan berjalan sekarang," katanya.

Selain itu, kata Luhut, pemerintah juga terus mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan keluar negeri, yang tidak esensial.

"Saya ulangi, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan keluar negeri, karena begitu parahnya keadaan akibat penyebaran Omicron di seluruh dunia. Kami memutuskan untuk sangat mempertimbangkan untuk meningkatkan masa karantina menjadi 14 hari apabila penyebaran Omicron makin meluas," kata Luhut.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN