Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban. Foto: twitter

Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban. Foto: twitter

Satgas IDI: Cegah Transmisi Lokal dengan Perkuat Prokes

Selasa, 11 Jan 2022 | 13:12 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof Zubairi Djoerban mengatakan, kasus Covid-19 varian Omicron yang berasal dari transmisi lokal patut diwaspadai. Dalam hal ini, pencegahan transmisi lokal  prinsipnya sama dengan varian Delta yakni memperkuat protokol kesehatan (prokes) seperti 3M (memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).

“Artinya, keluar rumah harus selalu memakai masker  yang benar, bukan masker kain biasa  dan masker  terbaik seperti N95,”  kata Zubairi saat dihubungi Beritasatu.com, Selasa (11/1/2022). 

Menurutnya, menjaga jarak dengan menghindari  kerumunan. Ini berkaca dari penularan terjadi selama ini. Pasalnya, banyak penularan  di tempat umum  yang  orang banyak berkumpul seperti restoran, bioskop, mal, masjid dan gereja, kantor, pabrik dan lainnya yang selama ini telah terbukti  munculnya klaster penularan Covid-19.

“Jadi memakai masker, cuci tangan dan hindari kumpul-kumpul  itu menjadi penting banget selain  menghindari bepergian tidak perlu. Jadi bisa di rumah sebaiknya di rumah saja,  kalau penting banget silahkan namun kalau tujuan ke  kota apalagi ke luar negeri jangan hindari,” ucapnya.

Advertisement

Selain prokes, Zubairi menuturkan, perlu meningkatkan cakupan vaksinasi Covid-19. Pasalnya, sejauh ini cakupan vaksinasi dosis lengkap  atau dua dosis  masih  belum mencapai target.

“Masih ada jutaan belum  mendapat vaksin 2 kali.  Itu harus cepat- cepat diselesaikan  dan  bersama itu mulai besok ada booster vaksin,” ucapnya.

Dikatakannya, angka transmisi lokal varian Omicron saat ini merupakan puncak dari gunung es.  “Saya khawatir sebetulnya kasus Omicron yang  ada di sekarang  di Indonesia sudah jauh lebih banyak. Itu yang banyak terjadi  mula-mula di Inggris dan Amerika dan  banyak negara  di Eropa,” ujarnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com