Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali melayani penerbangan umrah. Foto: IST

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali melayani penerbangan umrah. Foto: IST

Akhirnya setelah 2 Tahun, Garuda (GIAA) Kembali Layani Penerbangan Umrah

Rabu, 12 Januari 2022 | 17:31 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) kembali melayani penerbangan umrah bagi jemaah Indonesia pada Rabu (12/1). Hal itu seiring dengan telah dibukanya akses masuk ke Tanah Suci.

Pada penerbangan perdana umrah di masa adaptasi kebiasaan baru ini, Garuda Indonesia mengangkut sedikitnya 257 jemaah melalui layanan penerbangan langsung menuju Madinah.

Dengan kembali dioperasikannya layanan penerbangan umrah bagi jemaah umrah Indonesia, GIAA akan melayani sebanyak dua kali penerbangan setiap minggunya, yaitu pada Rabu dan Sabtu melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan menggunakan armada Airbus A330-300 yang memiliki kapasitas sebanyak 24 penumpang kelas bisnis dan 263 penumpang kelas ekonomi.

Baca juga: Progres PKPU, Lessor Garuda (GIAA) Masih Maju Mundur

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, kembali dilayaninya penerbangan umrah ini memiliki makna penting bagi Garuda Indonesia sebagai national flag carrier untuk menjalankan komitmennya dalam menyediakan aksesibilitas ke Tanah Suci bagi jemaah Indonesia dengan menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah di era kenormalan baru saat ini.

“Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan penyelenggaraan ibadah umrah dan haji termasuk di antaranya Kementerian Agama hingga layanan kebandarudaraan untuk memastikan pemenuhan ketentuan regulasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Indonesia maupun Pemerintah Arab Saudi seperti kebutuhan armada, kebijakan kesehatan penumpang,  karantina, dan izin penerbangan antarwilayah negara selama masa pandemi hingga edukasi teknis pelaksanaan ibadah umrah dan haji di masa pandemi kepada para calon jemaah,” papar Irfan dalam keterangan resmi, Rabu (12/1).

Dia menambahkan, di tengah antusiasme para calon jemaah yang telah menantikan keberangkatan ke Tanah Suci sejak dua tahun yang lalu, GIAA tentunya berupaya memastikan komitmen Garuda Indonesia untuk menghadirkan pengalaman perjalanan ibadah yang seamless bagi seluruh jemaah baik pada saat keberangkatan, proses ibadah, hingga kembali lagi ke Tanah Air, utamanya dalam menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan konsisten di seluruh lini operasional penerbangan.

Baca juga: CT Tambah Modal di Garuda Indonesia (GIAA), Investor Strategis Diundang Gabung

Irfan melanjutkan bahwa Garuda Indonesia juga memastikan bahwa seluruh  calon jemaah yang turut serta dalam penerbangan tersebut telah memenuhi persyaratan untuk melaksanakan ibadah umrah termasuk telah mendapatkan vaksinasi Covid-19 secara lengkap,  menjalani karantina dengan one gate system di Asrama Haji Pondok Gede selama 1x24 jam (atau H-1 keberangkatan), pemeriksaan tes PCR dengan hasil negatif dari fasilitas kesehatan yang telah diakui oleh Pemerintah Saudi Arabia, serta lebih lanjut akan menjalani karantina institusional di hotel yang telah tersertifikasi sebagai lokasi karantina, sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami tentunya akan terus memantau perkembangan dan menjalin koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan guna untuk memastikan kelancaran perjalanan ibadah umrah bagi seluruh calon jemaah,” tutup Irfan.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN