Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketum DPN PKP Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien dan jajaran pengurus saat konferensi pers di acara puncak Peringatan HUT PKP ke-23 digelar di Auditorium North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 15 Januari 2022. Foto: Istimewa

Ketum DPN PKP Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien dan jajaran pengurus saat konferensi pers di acara puncak Peringatan HUT PKP ke-23 digelar di Auditorium North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 15 Januari 2022. Foto: Istimewa

PKP HUT KE -23,

Ketum Yussuf Solichien Ajak Rakyat Indonesia Gelorakan Semangat Maritim

Sabtu, 15 Januari 2022 | 21:06 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id   - Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) hari ini, 15 Januari 2022 memperingati hari jadinya yang ke-23. Tanggal tersebut bertepatan juga dengan peringatan Hari Dharma Samudra untuk mengenang Pertempuran Laut Aru tanggal 15 Januari 1962, di mana 25 ABK RI Matjan Tutul gugur menjadi putra terbaik bangsa dalam Operasi Pembebasan Irian Barat.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKP Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien, menyatakan, sangat beruntung sekali hari jadi PKP bertepatan dengan Hari Dharma Samudera. Menurut Yussuf, pesan dari Komodor Yos Sudarso bersama 25 ksatria, ‘Kobarkan Semangat Pertempuran’ saat berperang hidup mati melawan penjajah di Laut Arafuru harus menjadi semangat para pengurus dan kader PKP.

Semangat itu, kata Yussuf juga harus ditularkan kepada masyarakat Indonesia untuk bersama-sama membangun Indonesia sebagai negara maritim.

“Jika dahulu ‘Kobarkan Semangat Pertempuran’ hanya dikhususkan untuk merebut Irian Barat, maka kali ini ialah untuk mewujudkan negara maritim. PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadi garda terdepan dalam mempertahankan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI, serta cita-cita menuju negara maritim dalam bingkai poros maritim dunia,” ujar Yussuf saat konferensi pers di acara puncak Peringatan HUT PKP ke-23 di Auditorium North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu (15/1/2022).

Ketum DPN PKP Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien dan jajaran pengurus saat konferensi pers di acara puncak Peringatan HUT PKP ke-23 digelar di Auditorium North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 15 Januari 2022. Foto: Istimewa
Ketum DPN PKP Mayjen TNI Mar (Purn) Yussuf Solichien dan jajaran pengurus saat konferensi pers di acara puncak Peringatan HUT PKP ke-23 digelar di Auditorium North Jakarta Intercultural School (NJIS), Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 15 Januari 2022. Foto: Istimewa

Peringatan HUT PKP dengan tema ‘PKP Melaju, Rakyat Bersatu, Indonesia Maju’ tersebut dihadiri oleh Presiden Joko Widodo secara virtual dan para tokoh nasional lainnya. Seluruh kader dari tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota yang hadir secara fisik dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan Covid-19 dan yang hadir secara virtual.

PKP, kata Yussuf, mengajak seluruh komponen bangsa untuk bekerja sama, bahu membahu dan bergotong royong membangun bangsa dan karakter bangsa menjadi bangsa yang unggul dan memiliki daya saing kompetitif di era globalisasi ini.

Menurut dia, tidak ada pilihan bagi bangsa Indonesia untuk menyiapkan sumber daya manusia yang dapat menguasai teknologi dan berdaya saing unggul dalam upaya menjadi negara maritim yang besar.

“Indonesia adalah negara maritim dan negara kepulauan terbesar di dunia. Potensi maritim kita mencapai US$ 1 triliun per tahun atau setara dengan tujuh kali APBN kita saat ini. Di bidang perikanan saja potensi kita mencapai 71 juta ton per tahun atau setara dengan Rp 1.000 triliun,” jelas Yussuf.

Lebih lanjut, Mantan Komandan Denjaka ini menegaskan apabila potensi tersebut dimanfaatkan dengan baik maka kesejahteraan dapat terwujud buat rakyat Indonesia. Pasalnya, pengelolaan laut yang baik akan menyerap banyak tenaga kerja dan mendatang devisa yang besar bagi negara.

“Nah maka itu PKP mengajak seluruh komponen bangsa untuk memanfaatkan potensi maritim ini menjadi kekuatan ekonomi nasional. Saat ini yang penting adalah political will pemerintah, kalau ada kemauan pasti ada seribu jalan, sebaliknya kalau tidak ada kemauan ada seribu alasan. Jadi, kami minta juga kepada pemerintah untuk terus membangun orientasi maritim sebagai kebijakan pembangunannya, terutama dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19,” pungkas Yussuf.

Diketahui, PKP didirikan pada 15 Januari 1999 oleh Wakil Presiden RI ke-6 Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno dan mantan Panglima ABRI mendiang Jenderal TNI Edy Sudrajat. PKP tidak pernah absen dalam setiap perhelatan Pemilu dari 1999 hingga 2019, walaupun sempat berganti nama menjadi Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) pada tahun 2002. Lalu nama tersebut berubah lagi menjadi PKP pada Munaslub tanggal 25 Mei 2021 dan pada momen itu pula, Yussuf Solichien ditunjuk sebagai Ketum DPN PKP.

Yussuf yang merupakan Purnawirawan Marinir Bintang Dua tersebut juga merupakan Tokoh Maritim Nasional. Sejak 2007 dirinya menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan fokus di dunia kemaritiman melalui gagasan dan pemikirannya.

Misi PKP yang tertulis dalam AD/ART hasil Munaslub juga menyebutkan bahwa partai ini berkomitmen dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara maritim yang digdaya. Oleh karena itu momentum HUT PKP ini yang bertepatan dengan Hari Dharma Samudra juga menjadi wahana yang membangkitkan gelora kemaritiman bangsa. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN