Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KPU

KPU

KPU Usulkan Alternatif Tanggal Pemilu Serentak 2024 pada 14 Februari 

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:28 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi mengatakan pihaknya sudah mengusulkan satu lagi alternatif tanggal pemungutan suara Pilpres dan Pileg Serentak 2024, yakni tanggal 14 Februari 2024.

Usulan ini, kata Pramono, disampaikan KPU dalam kepada Pimpinan DPR tentang permohonan diadakan rapat konsultasi untuk membahas rancangan Peraturan KPU tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilu 2024.

"Dalam surat tersebut, KPU menyampaikan satu alternatif lagi tanggal pemungutan suara Pemilu, yakni 14 Februari 2024," ujar Pramono dalam keterangannya, Kamis (20/1/2022).

Pramono mengatakan usulan ini bukanlah usulan baru sama sekali. Karena dalam rapat-rapat konsinyering sebelumnya, tutur dia, KPU mengusulkan 3 alternatif tanggal pemungutan suara, yakni 14 Februari, 21 Februari, dan 6 Maret 2024.

"Karena dalam rapat-rapat konsinyering sebelumnya, KPU pernah mengusulkan 3 alternatif, yakni, 14 Februari, 21 Februari, dan 6 Maret 2024," ungkap dia.

Lebih lanjut, Pramono mengatakan pihaknya juga sudah mendengar pernyataan beberapa pimpinan Komisi II DPR di media bahwa rapat konsultasi akan diselenggarakan pekan depan. KPU, kata dia, mengapresiasi hal tersebut, karena dalam surat ke Pimpinan DPR, KPU memang berharap pembahasan tentang Tahapan Pemilu dapat dilaksanakan dalam masa sidang kali ini.

"KPU berharap tahapan pemilu segera diputuskan agar KPU memiliki kepastian untuk melaksanakan langkah-langkah persiapan, baik perencanaan anggaran, penguatan infrastruktur teknologi informasi, penyiapan regulasi (Peraturan-Peraturan KPU), maupun sosialisasi tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik," terang dia.

KPU, kata dia, mengirimkan surat ke Pimpinan DPR tentang permintaan konsultasi kemarin malam, Rabu (19/1/2022) secara online. "Kami semalam mengirimkan surat tersebut secara online, dan hari ini kami telah susulkan salinan fisiknya secara langsung ke sekretariat DPR RI," pungkas Pramono. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN