Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom

Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom

KEDATANGAN TAHAP KE-201

Indonesia Terima 1,2 Juta Vaksin Pfizer dari COVAX

Sabtu, 22 Januari 2022 | 23:47 WIB
Investor Daily

JAKARTA, investor.id   - Indonesia menerima kedatangan vaksin Pfizer yang merupakan donasi COVAX, Sabtu (22/1/2022) malam. Vaksin yang tiba pada tahap ke-201 ini berjumlah 1.257.750 dosis.

"Kami atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan terima kasih sebesar-besar kepada COVAX," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, dalam keterangannya, Sabtu (22/1/2022) malam.

Dirjen IKP Kemkominfo Usman Kansong. Sumber: BSTV
Dirjen IKP Kemkominfo Usman Kansong. Sumber: BSTV

Usman mengatakan, Indonesia telah aktif menjalin kerja sama internasional dan multilateral termasuk melalui WHO Access to Covid-19 Tools (ACT) Accelerator COVAX Facility. COVAX atau Covid -19 Vaccines Global Access sendiri merupakan sebuah inisiatif global yang ditujukan untuk akses setara untuk vaksin-vaksin Covid -19.

Menurutnya, melalui COVAX juga, Indonesia terus aktif mengampanyekan kesetaraan akses vaksin bagi seluruh negara di dunia. "Indonesia berperan aktif dalam upaya menyetarakan akses vaksin bagi negara-negara di dunia," ujar Usman.

 

Dia memastikan, di tanah air vaksin yang datang ini akan segera didistribusikan secara proporsional ke daerah-daerah yang membutuhkan, dalam rangka program vaksinasi nasional. Pemerintah pun telah mencanangkan bahwa program vaksinasi ini akan terus dipercepat dan diperluas hingga ditargetkan akan bisa rampung pada tahun 2022 ini.

"Karena itu, kedatangan vaksin secara kontinyu menjadi sangat penting demi menjaga stok vaksin agar program vaksinasi bisa berlangsung secara lancar," ujarnya.

Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom
Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin, upaya percepatan juga dilakukan dengan memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait berita-berita tidak benar alias hoaks yang banyak beredar.

Dia menyebut, di beberapa daerah, hoaks berperan memperlambat vaksinasi. Masyarakat dibuat takut dan khawatir terhadap efek vaksinasi, yang dilebih-lebihkan dan dibesar-besarkan.

Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom
Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom

Usman mengatakan, pemerintah telah memastikan vaksin aman dan berkhasiat, proses vaksinasinya dilakukan dan diawasi secara ketat, dan telah disiapkan juga antisipasi jika terjadi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

"Vaksin Covid -19 yang digunakan ini aman dan berkhasiat, sudah mendapatkan izin Badan POM. Jangan ragu dan menunda vaksinasi hanya karena mendengar isu atau kabar tidak benar yang beredar," katanya.

Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom
Kedatangan Vaksin Covid -19 tahap ke-201 (Pfizer). Sabtu (22/1/2022) pukul 19.30 WIB. Foto: Taofiq Rauf/InfoPublik/Kominfo Newsroom

Di sisi lain, masih menurut Usman, peningkatan kewaspadaan juga dilakukan seiring bermunculannya kasus varian Omicron yang telah masuk ke Indonesia. Karenanya, pemerintah tak lupa mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan.

"Saya meminta semua pihak kembali menegakkan protokol kesehatan dan segerakan vaksinasi," tegas Usman

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN