Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mohammad Guntur Soekarnoputra saat acara webinar HUT ke-75 Megawati Soekarnoputri, Minggu, 23 Januari 2022. Foto: YouTube PDIP

Mohammad Guntur Soekarnoputra saat acara webinar HUT ke-75 Megawati Soekarnoputri, Minggu, 23 Januari 2022. Foto: YouTube PDIP

Guntur: Megawati Jago Main Bola hingga Panjat Pohon

Minggu, 23 Januari 2022 | 17:00 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id - Mohammad Guntur Soekarnoputra mengungkapkan sisi lain sosok Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Sebagai kakak kandung Megawati, Guntur menyebut bahwa Presiden ke-5 RI itu mahir bermain sepakbola. Tak hanya itu, ia mengungkapkan bahwa Megawati semasa kecilnya lihai memanjat pohon saat bermain bersama.

Hal itu diungkapkan Guntur saat acara webinar HUT ke-75 Megawati Soekarnoputri bertajuk 'Sikap Hidup Merawat Pertiwi: Panjang Umur Ibu Megawati' yang disiarkan YouTube PDI Perjuangan, Minggu (23/1/2022).

"Iya saya kalau tahun 1949, Bu Mega jadi seperti teman main saja. Sebagai kakak ngajak dia main itu yang sudah saya tulis di artikel. Mega itu begitu-begitu jago main bola loh, main bola, manjat pohon jago. Dan kan banyak yang enggak tahu itu," ungkap Guntur.

Guntur juga menceritakan pengalamannya saat menjadi mahasiswa ITB di tahun 1962. Saat itu, kata Guntur, Megawati merupakan adik kelas di kampus tersebut. Guntur mengatakan bahwa dirinya bersama Megawati aktif sebagai aktivis mahasiswa di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).

“Dia (Megawati) sering ikut pawai alegoris, pawai unjuk kekuatan. Dia juga sering ikut melakukan urban ke daerah-daerah. Kemudian saya juga begitu itu. Saya aktif di GMNI dan juga pemuda marhaenis di Bandung," kata Guntur.

Guntur bahwa menyampaikan saat sebagai pengurus GMNI cabang Bandung, dirinya menjadi pengurus dengan jabatan Ketua Tim Indoktrinasi Dasar. Dimana, materi sejarah perjuangan dan situasi kondisi Indonesia kelas Marxisme harus diberikan kepada seluruh anggota.

"Dalam hal ini Mega ternyata lulus semacam fit and proper test tadi secara predikat sangat baik. Jadi saat ini kalau Mega ditanya tentang masalah-masalah sejarah, masalah-masalah situasi dan kondisi Indonesia bahkan kalau ditanya mengenai ilmu dari fasisme, ngelotok itu," pungkas Guntur.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN