Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mayjen TNI Maruli Simanjuntak (kanan) dalam suatu kesempatan. Foto: IST

Mayjen TNI Maruli Simanjuntak (kanan) dalam suatu kesempatan. Foto: IST

DPR: Maruli Jadi Pangkostrad karena Rekam Jejak

Senin, 24 Januari 2022 | 23:56 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id  - Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menilai pengangkatan Pangdam IX Udayana Mayjend Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad baru karena rekam jejak Maruli. Menurut dia, Maruli bukan karena faktor silsilah keluarga di mana Maruli adalah menantu dari Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan.

"Sudah memenuhi persyaratan, dipromosikan dari bintang dua ke bintang tiga dengan jabatan yang strategis, saya tidak melihat hal-hal yang lain," ujar TB Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2022).

Dia mencontohkan, Maruli pernah menjadi Danpaspampres, Danrem hingga Panglima Pangdam. Saat bertugas, kata dia, Maruli juga memiliki banyak prestasi.

"Kemudian bertugas juga cukup memiliki prestasi yang baik di satuan awalnya di Kopassus, kemudian pernah jadi Panglima Kodam," tutur dia.

TB Hasanuddin pun meminta publik agar tidak melihat silsilah keluarga Maruli dalam proses pengangkatan menjadi Pangkostrad. Dia yakin Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa sudah memiliki pertimbangan yang matang saat memilih Maruli.

"Kita jangan melihat fokus kepada dari keluarga mana dan sebagainya," tandas dia.

Senada dengan TB Hasanuddin, Anggota Komisi I DPR Christina Aryani juga menilai pengangkatan Maruli Simanjuntak menjadi Pangkostrad baru sudah tepat. Menurut Christina, Maruli adalah sosok yang tegas dan tidak neko-neko.

"Setidaknya dalam kunjungan kerja saya dan rekan-rekan Komisi I ke Bali tahun lalu, saya menilai yang bersangkutan tegas yang tidak neko-neko," kata Christina.

Menurut dia, pengangkatan Maruli bukan karena faktor kedekatan dengan tokoh tertentu. Christina pun berharap Maruli bisa bekerja secara profesional menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan negara ke depannya.

"Pasti sudah dipertimbangkan secara matang dan sesuai dengan kebutuhan Kostrad dalam menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan ke depannya," pungkas Christina. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN