Menu
Sign in
@ Contact
Search
Logo Tanoto Foundation. ( Foto: avpn.asia )

Logo Tanoto Foundation. ( Foto: avpn.asia )

Tanoto Foundation Kukuhkan 172 Penerima Beasiswa TELADAN

Rabu, 26 Januari 2022 | 15:04 WIB
Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Tanoto Foundation kembali memberikan Beasiswa TELADAN 2022 kepada 172 mahasiswa yang berasal dari sembilan mitra perguruan tinggi, yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Sumatra Utara (USU), Institut Teknologi Bandung (ITB), IPB University, Universitas Indonesia (UI), Universitas Diponegoro (Undip), Universitas Andalas, dan Universitas Riau (UNRI).

Pemberian beasiswa tersebut ditandai dengan pengukuhan Tanoto Scholars, pada Selasa (25/1). Di mana para mahasiswa terpilih yang lolos seleksi ini bakal menjalani program TELADAN selama 3,5 tahun hingga lulus di semester delapan.

Hadir dalam pengukuhan itu, Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan, Kementerian Desa PDTT Republik Indonesia Bito Wikantosa, S.S., M.Hum., CEO Global Tanoto Foundation Dr. J.Satrijo Tanudjojo, serta perwakilan dari sembilan mitra perguruan tinggi.

Dalam sambutannya, Satrijo mengatakan program Beasiswa TELADAN dimaksudkan agar para mahasiswa penerima beasiswa bisa bermanfaat lebih banyak kepada masyarakat dan lingkungan.

“Kami bersyukur bisa memberikan beasiswa kepada mahasiswa melalui program Beasiswa TELADAN sebagai bentuk sumbangsih kami agar tercipta SDM-SDM unggul yang kelak bisa memberikan kontribusi secara berkelanjutan kepada pembangunan di Indonesia. Pada akhirnya mewakili Tanoto Foundation, kami ucapkan selamat kepada para mahasiswa yang telah terpilih sebagai penerima Beasiswa TELADAN,” ujar dia dalam acara “Pengukuhan Penerima Beasiswa Tanoto Foundation dan Penerima Dana Riset TSRA.”

Ditambahkan oleh Satrijo, generasi muda Indonesia dihadapkan oleh berbagai perubahan dalam aspek kehidupan, mulai dari kemajuan teknologi, perubahan ekonomi, lingkungan, gaya hidup, serta media. Hal ini dipercaya akan menciptakan lebih banyak tantangan di masa depan.

CEO Global Tanoto Foundation, J. Satrijo Tanudjojo. ( Foto: tanotofoundation.org )
CEO Global Tanoto Foundation, J. Satrijo Tanudjojo. ( Foto: tanotofoundation.org )

Oleh karenanya, Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu beradaptasi serta mampu mengatasi masalah-masalah baru yang timbul akibat perubahan itu sendiri. Dan pemimpin-pemimpin itu harus dibentuk mulai dari generasi muda.

Upaya itu diimplementasikan melalui program TELADAN, sebuah program kepemimpinan yang memberi kesempatan pesertanya untuk mengembangkan kepemimpinan berjenjang dan terstruktur, kesempatan pengembangan diri hingga tingkat global, pengabdian masyarakat, hingga mendapatkan sarana untuk berkolaborasi dan berjejaring selain dukungan beasiswa.

Program tersebut juga bertujuan mencetak generasi pemimpin masa depan Indonesia yang memiliki sembilan karakter utama yaitu kompetensi, mampu membangun integritas, peduli sesama, inovatif, ketekunan dan daya juang (grit), jiwa pemberdaya, berwawasan internasional, motivasi kuat, serta sikap wirausaha. Para peserta program ini diharapkan nantinya akan memberikan dampak dan kontribusi berarti bagi masyarakat.

Tercatat, sejak 2006 Tanoto Foundation konsisten memberikan beasiswa untuk mahasiswa Strata-1 berprestasi dari sembilan perguruan tinggi mitra. Hingga saat ini, program ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 8.168 Tanoto Scholars dengan 676 penerima manfaat yang masih aktif sebagai mahasiswa.

Dorong Mahasiswa Gencarkan Riset Aplikatif

Salah satu program strategis yang dijalankan Tanoto Foundation dalam mendorong budaya riset di kalangan mahasiswa adalah "Tanoto Student Research Award" (TSRA) yang rutin diadakan setiap tahun.

TSRA merupakan program dana hibah tahunan untuk penelitian/riset di perguruan tinggi mitra Tanoto Foundation dan terbuka untuk setiap mahasiswa di perguruan tinggi mitra tersebut.

Pada 2021, telah terpilih sebanyak 54 proposal penelitian dalam lima kategori yang didanai melalui program TSRA. Proposal yang didanai di semua perguruan tinggi mitra tersebut dikumpulkan untuk dikompetisikan di tingkat nasional. Tuan rumah TSRA tingkat Nasional 2021 kembali kepada IPB University, setelah menjadi tuan rumah pada 2020.

Setelah melalui proses penilaian, ditentukan pemenang untuk masing-masing kategori. Ada pun kelima kategori tersebut adalah Science Research, Appropriate Technology, Social Research, Business and Entrepreneurship, serta Social Empowerment.

Disampaikan dalam keterangan tertulis bahwa untuk kategori Science Research dimenangkan oleh kelompok dari Universitas Indonesia (UI), dengan penelitian “Studi Pendahuluan Mekanisme Sensor Teofilin dari Theobroma Cacao sebagai Detektor SARS-Vov-2 secara in Silico.”

Sementara itu, kategori Appropriate Technology dimenangkan kelompok dari Institut Teknologi Bandung (ITB), dengan penelitian “Alat Pendeteksi Apnea Tidur Real Time melalui Pemantauan Aliran Nafas dengan Sensor Mekanik Nonivasif untuk Mencegah Risiko Penyakit Kardiovaskular”.

Pada kategori Business & Entrepreneurship dimenangkan kelompok dari IPB University (IPB), dengan penelitian “Maroest: Suplemen Kesehatan Berbahan Sarang Burung Walet sebagai Alternatif ASI Booster dengan Fortifikasi Ekstrak Daun Katuk dan Roselia”.

Kategori Social Empowerment dimenangkan kelompok dari Universitas Diponegoro, dengan penelitian “Koin Hijau sebagai Media Partisipasi Masyarakat dalam Pelestarian Lingkungan untuk Mencapai Permukiman yang Sehat dan Berkelanjutan Berbasis Webgis di Kelurahan Cibubur”

Sedangkan kategori Social Research dimenangkan kelompok dari Universitas Indonesia (UI) dengan penelitian “Pemodelan Spasial Jalur Evakuasi Bencana Banjir Berdasarkan Tingkat Kerawanan Banjir di Kabupaten Sungai Hulu Tengah”.

TSRA yang juga merupakan rangkaian dari program TELADAN – sebuah program kepemimpinan berjenjang dan terstruktur – memfasilitasi penerima manfaat yang ada di ekosistem pendidikan tinggi di Indonesia agar bisa bersinergi dan berkolaborasi guna mencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.

Head of Leadership Development & Scholarship Tanoto Foundation, Aryanti Savitri mengatakan, sesuai dengan komitmen untuk mendorong budaya riset di kalangan mahasiswa, program TSRA akan kembali dilanjutkan pada 2022 di mana Institut Teknologi Bandung akan menjadi tuan rumah berikutnya.

Di tahun ini, TSRA akan mengusung konsep baru, yakni kolaborasi. Artinya, para peneliti bisa berkolaborasi dengan peneliti dari kampus lain dan multi disiplin ilmu. “Jadi akan ada shifting konsep dari kompetisi menjadi kolaborasi. Kita berharap dari proses ini dapat lahir terobosan-terobosan inovatif yang bermanfaat,” kata Aryanti.

Editor : Happy Amanda Amalia (happy_amanda@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com