Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menhan Prabowo Subianto. Sumber: BSTV

Menhan Prabowo Subianto. Sumber: BSTV

Prabowo: Perjanjian FIR dengan Singapura Saling Menguntungkan

Kamis, 27 Januari 2022 | 14:21 WIB
Yustinus Paat

JAKARTA, investor.id   - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menilai perjanjian kerja sama antara Indonesia dengan Singapura dalam hal ekstrdisi, pengelolaan ruang udara atau flight information region (FIR) dan pertahanan atau Defence Cooperation Agreement (DCA) dilakukan atas dasar asas saling menguntungkan antara kedua negara. Menurut Prabowo, tidak ada yang dirugikan, termasuk soal FIR di wilayah Kepulauan Kepri dan sekitarnya.

“Saya kira ndak ada kerugian. Saling menguntungkan,” ujar Prabowo di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/1/2022).

Prabowo menegaskan bahwa Singapura merupakan tetangga dekat yang selama ini telah menjadi sahabat negara Indonesia. Karena itu, kata dia, perlu kerja sama yang saling menguntungkan

“Kita perlu persahabatan dan kerja sama dengan Singapura, tetangga kita yang dekat. Jadi, saya kira ini saling menguntungkan. Singapura dari dulu negara sahabat dengan kita,” tandas dia.

Terkait detail FIR, kata Prabowo akan diterangkan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Samadi. Yang terpenting, menurut dia, telah terealisasi perjanjian kerja sama dengan Singapura yang mandek selama puluhan tahun.

“Yang penting setelah sekian puluh tahun akhirnya kita sekarang sudah ada kerangka perjanjian dan benar-benar kepentingan dua negara telah kita akomodasi,” pungkas Prabowo.

Diketahui, perjanjian antara Indonesia dan Singapura ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman dalam acara Leader's Retreat di Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/1/2022). Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong ikut menyaksikan penekenan dokumen kesepakatan.

Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) dan Menteri Transportasi Singapura  S Iswaran meneken perjanijan FIR  disaksikan Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong. di The Sanchaya Resort Bintan,   Kepulauan Riau, Selasa (25/1/2022). Sumber: BSTV
Menhub Budi Karya Sumadi (kanan) dan Menteri Transportasi Singapura S Iswaran meneken perjanijan FIR disaksikan Presiden Jokowi dan PM Singapura Lee Hsien Loong. di The Sanchaya Resort Bintan, Kepulauan Riau, Selasa (25/1/2022). Sumber: BSTV

Lewat perjanjian ini, kedua negara dapat mencegah dan memberantas tindak pidana yang bersifat lintas batas negara seperti korupsi, pencucian uang, suap, perbankan, narkotika, terorisme dan pendanaan kegiatan yang terkait dengan terorisme. 

Selain soal ekstradisi, kesepakatan lainnya adalah penyesuaian pengelolaan ruang udara Indonesia yang selama ini dipegang Singapura atau flight information region (FIR) di atas wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dan sekitarnya. Salah satu poin kesepakatan seputar FIR disebut masih mengizinkan Singapura mengelola ruang udara di wilayah tersebut.

Kemudian, Indonesia dan Singapura juga sepakat soal pemberlakuan perjanjian kerja sama pertahanan yang sudah digagas sejak tahun 2007. Kerja sama tersebut adalah Defence Cooperation Agreement (DCA). 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN