Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Alexander K. Ginting

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas COVID-19, Alexander K. Ginting

Peningkatan Kasus Covid Akibat Cepatnya Penularan Omicron

Kamis, 27 Januari 2022 | 22:51 WIB
Hendro Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  - Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satuan Tugas Covid-19, dr Alexander Kaliaga Ginting mengungkapkan virus Covid-19 varian Omicron sangat cepat menular. Diakui penularannya bahkan lebih cepat daripada varian Delta.

Menurutnya, hal inilah yang menjadi penyebab utama kasus Covid-19 di Indonesia terus meningkat khususnya wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten sebagai wilayah penyumbang kasus terbanyak.

"Maka dari itu, harus dikendalikan dan pengendaliannya ada di sektor hulu dan karantina. Dari karantina ini Omicron ini sudah dikonfirmasi hampir 2.000. Lalu 30 %-nya ketemu di masyarakat sekarang. Jadi penyebaran itu sudah terjadi transmisi lokal, sehingga kasusnya terus menaik," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Kamis (27/1/2022).

Menurutnya, pemerintah ataupun Satgas Penanganan Covid-19, tidak akan membuat kebijakan khusus di tiga provinsi tersebut. Hal yang dilakukan adalah pengetatan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdasarkan level daerah masing-masing (levelisasi).

"Misalnya DKI Jakarta saat ini ada di level 2, begitu juga daerah aglomerasinya yang dipertemukan dalam satu wilayah Jabodetabek. Ini yang harus diperketat di dalam menentukan mobilitas. Selain itu penegakkan 3M, pengetatan aplikasi PeduliLindungi," ujar Alexander.

Ia menjelaskan, hal inilah yang menjadi kunci di samping melaksanakan vaksinasi lengkap dan booster. Kemudian yang positif Covid-19 gejala sedang berat, langsung dirawat di rumah sakit. Sementara untuk gejala ringan usia muda tanpa komorbid bisa isolasi di rumah selama 10 hari. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN