Menu
Sign in
@ Contact
Search
Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Satgas Penanganan Covid-19, Prof Wiku Adisasmito. Sumber: BSTV

Tekan Kenaikan Kasus Covid-19, Wiku Ingatkan Masyarakat Patuhi Prokes

Rabu, 9 Februari 2022 | 08:35 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id   -  Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengingatkan masyarakat bahwa kenaikan kasus Covid-19 nasional saat ini sudah jauh melebihi puncak pertama dan mendekati puncak kedua.

Menurutnya, kondisi saat ini harus disikapi dengan kewaspadaan tinggi dan disiplin protokol kesehatan (prokes) ketat. Pemerintah daerah juga diminta cepat tanggap menyikapi kondisi saat ini.

Hal ini disampaikan Wiku pada konferensi pers  tentang “Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia”, Selasa (8/2/2022).

Baca juga:  Pekan Ini, Menkes Umumkan Mal dan Tempat Umum Pelanggar Prokes

Pada kesempatan ini, Wiku memaparkan perbandingan kasus gelombang pertama, kedua, dan kondisi saat ini  

Dikatakannya, puncak pertama kasus mingguan tertinggi sebesar 88.000 kasus. Dibandingkan kenaikan di minggu lalu, penambahan kasus positif melebihi 170.000 kasus, atau hampir 2 kali lipatnya.

Sementara dibandingkan lonjakan kedua, penambahan kasus saat ini setara pada akhir bulan Juni 2021, atau setengah dari puncak lonjakan kasus kedua. Pada masa lonjakan kedua, peningkatannya sejak awal Mei 2021, atau butuh 8 minggu untuk mencapai kondisi kasus yang setara dengan saat ini.

"Sementara penambahan kasus saat ini, hanya dicapai dalam waktu 3 minggu saja, atau 2,5 kali lebih cepat dibanding lonjakan kedua," ujar  Wiku.

Baca juga:  Pengumuman Mal dan Lokasi Tidak Taat Prokes Masih Dikaji

Ia menuturkan, seluruh provinsi di Indonesia mengalami kenaikan kasus Covid-19. Namun, lebih dari 90% kasus dikontribusi oleh  provinsi-provinsi di Pulau Jawa dan Bali.

Adapun rinciannya;  DKI Jakarta bertambah 44.000 kasus, Jawa Barat 28.000  kasus, Banten 15.000 kasus, Bali 7.500 kasus, Jawa Timur 7.000 kasus, Jawa Tengah 3.500 kasus dan DI Yogyakarta 1.000 kasus.

Bahkan penambahan pada 3 provinsi ternyata sudah melampaui kasus harian pada puncak gelombang kedua. Yaitu DKI Jakarta kasus hariannya mencapai 15.800 kasus, Banten 4.800 kasus, dan Bali 2.000 kasus.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com