Menu
Sign in
@ Contact
Search
Warga beraktivitas rekreasi di kawasan Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (13/2/2022).  Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Warga beraktivitas rekreasi di kawasan Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (13/2/2022). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

DPR Ingatkan Pemerintah-Masyarakat Tak Anggap Remeh Omicron

Rabu, 16 Februari 2022 | 12:00 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  - Wakil Ketua DPR Lodewijk F Paulus mengingatkan pemerintah dan masyarakat tidak menganggap remen varian Omicron. Pasalnya, kata Lodewijk, tingkat penularan Omicron 5 kali lebih cepat dibandingkan varian Covid-19 lainnya. Hal ini bila tidak dicegah lebih awal bisa berdampak pada tingginya penularan Covid-19 dan fasilitas kesehatan yang penuh.

Baca juga: Kasus Omicron Meroket, Luhut: Masyarakat Jangan Takut Berlebihan

“DPR RI berharap semua pihak baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan masyarakat tidak meremehkan varian tersebut (Omicron) mengingat gejalanya lebih ringan, namun penularannya 5 kali lebih cepat,” ujar Lodewijk di Jakarta, Rabu (16/2/2022).

Warga beraktivitas rekreasi di kawasan Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (13/2/2022).  Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Warga beraktivitas rekreasi di kawasan Tanah Kusir, Bintaro, Jakarta Selatan, Minggu (13/2/2022). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Menurut Lodewijk, pemerintah baik pusat maupun daerah perlu menekan lonjakan kasus Covid-19 dengan berbagai regulasi pengetatan. Dia berharap aktivitas-aktivitas masyarakat dibatasi dan dijalankan dengan penerapan protokol kesehatan.

Baca juga:Omicron di Luar Jawa-Bali Diprediksi Naik 2-3 Minggu Lagi

“Diharapkan tetap waspada dan mengantisipasi agar penularan tidak terus melonjak dengan berbagai regulasi pengetatan di wilayah-wilayah yang angkanya cukup tinggi,” tandas dia.

Sejumlah pekerja melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (15/2/2022). Foto ilustrasi:  BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao
Sejumlah pekerja melintas di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (15/2/2022). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Lebih lanjut, Lodewijk mengatakan DPR hingga saat ini masih melakukan rapat-rapat dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, seperti pembatasan kapasitas yang hadir secara fisik 30% di ruang rapat dan durasi maksimal rapat 2 jam.

Baca juga: Menkes: Puncak Kematian Akibat Omicron Tak Capai 1.000 Kasus

“Saat ini DPR RI masih melakukan rapat dengan protokol kesehatan dan pembatasan kehadiran dalam paripurna, mengingatkan penambahan kasus Covid-19 terus berlangsung yang ditandai dengan terus bermutasinya varian Covid-19, antara lain varian Omicron,” pungkas Lodewijk.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com