Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri Koordinator Bidang Pereokonomian Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

Menteri Koordinator Bidang Pereokonomian Airlangga Hartarto. Sumber: BSTV

Airlangga: Proporsi Kasus Omicrondi Luar Jawa-Bali Naik 23%

Senin, 21 Februari 2022 | 17:53 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto selaku Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Luar Jawa-Bali mengatakan, proporsi kenaikan kasus Covid-19 varian Omicron di luar Jawa – Bali mencapai 23%.

“Di luar Jawa-Bali terjadi kenaikan kasus, proporsinya sekarang mencapai 23% dari kasus aktif nasional atau 124.714 dari 536.358 kasus,” kata Airlangga saat memberikan keterangan pers secara daring usai rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju di Jakarta, Senin (21/2/2022).

Usai  rapat evaluasi PPKM yang dipimpin Presiden Jokowi itu, Airlangga mengungkapkan, pemerintah terus memantau dan menyiapkan langkah antisipatif, sebab puncak penyebaran Omicron adalah dalam 2-3 minggu ke depan.

Menurut Airlangga, terdapat tiga provinsi dengan kasus aktif tertinggi di atas 10 ribu kasus, yaitu Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, dan Kalimantan Timur.

Di Sumatera Utara, jelas Airlangga, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) mencapai 31% dan tingkat konversi tempat tidur untuk penanganan Covid-19 sebesar 19%. Sedangkan BOR di Sulawesi Selatan mencapai BOR 30% dengan konversi 16%. Adapun Kalimantan Timur memiliki BOR 29% dengan konversi 23%.

“Meskipun kasus meningkat, secara keseluruhan keterisian rumah sakit masih terkendali. BOR secara nasional 38%, namun di luar Jawa-Bali kurang dari 30%,” ujar dia.

Airlangga Hartarto menambahkan, provinsi-provinsi luar Jawa-Bali dengan tingkat keterisian tempat tidur di atas 30% adalah Sumatera Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Bengkulu, Lampung, dan Kalimantan Selatan.

Terkait fasilitas isolasi terpusat (isoter) di luar Jawa-Bali, Airlangga mengungkapkan, BOR-nya sebesar 5,89%. “Dari jumlah isoter yang tersedia ini, jumlahnya bisa tingkatkan. Sekarang tersedia 29.723 tempat tidur dan ini bisa ditingkatkan ke 48.799,” tutur dia.

Perihal vaksinasi, Airlangga mengemukakan, masih terdapat tiga provinsi di luar Jawa-Bali dengan capaian vaksinasi dosis pertama di bawah 70%, yaitu Maluku, Papua Barat, dan Papua. Sedangkan untuk dosis kedua terdapat sembilan provinsi dengan capaian di bawah 50%, yaitu Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Naggroe Aceh Darussalam, Papua Barat, Maluku, dan Papua. Kemudian untuk dosis lanjutan atau booster masih di bawah 10%.

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com