Menu
Sign in
@ Contact
Search
Virus Omicron. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

Virus Omicron. Foto ilustrasi: Investor Daily/IST

15 Desember 2021 hingga 22 Februari 2022 Total Kasus Omicron 5.227

Selasa, 22 Februari 2022 | 21:26 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id  - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi  melaporkan  berdasarkan hasil pemeriksaan  sampel kasus Covid-19 secara  whole genome sequencing (WGS) sejak  15 Desember 2021- 21  Februari 2022 ditemukan 5.227 varian Omicron.

Nadia menuturkan dari 5.227 kasus Omicron itu terdiri atas 1.879 kasus pada pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), 3.200  kasus transmisi lokal, dan  sisanya masih  dalam proses verifikasi.

Nadia menegaskan  tidak semua kasus positif Covid-19  dilakukan pemeriksaan  kasus Covid-19 varian Omicron menggunakan WGS. Dengan begitu, penemuan kasus Covid-19 varian Omicron   diberlakukan  hanya secara sampel   acak   yang diambil dari kasus positif  untuk kemudian menentukan dari  sampel acak  tersebut berapa  banyak  atau jenis apa saja varian yang beredar

Baca juga: Menko Airlangga: Puncak Omicron Pertengahan Maret

“Saat ini kurang lebih 90%  dari sampel acak  untuk dilakukan pemeriksaan  WGS adalah varian Omicron. Oleh karena itu, kita  melakukan  ekstrapolasi  kondisi  keadaan di daerah tersebut  dari hasil  yang didapatkan  bahwa 80%  hingga 90%  itu adalah kasus varian Omicron, maka jenis varian  yang beredar  di daerah tersebut  diasumsikan bahwa itu  sebabkan 80% karena varian Omicron,” kata Nadia  saat memberikan keterangan pers terkait  "Update Perkembangan Covid-19 di Indonesia" secara virtual, Selasa (22/2/2022).

Total kasus Covid-19 varian Omicron dari pemeriksaan ini masih sama dari data terakhir  17 Februari 2022.  Adapun rincian data pada tanggal tersebut yakni  dari 5.227 kasus Omicron itu terdiri atas 1.882 kasus pada PPLN, 2.610 kasus transmisi lokal, dan 735 kasus masih dalam proses verifikasi. Hal ini disampaikan Nadia Tarmizi  saat dihubungi Beritasatu.com,  Jumat (18/2/2022).

Baca juga: Airlangga: Proporsi Kasus Omicron di Luar Jawa-Bali Naik 23%

Kemenkes  melaporkan berdasarkan data dari jejaring surveilans genomik Indonesia yang dilaporkan oleh GISAID  hingga 14 Februari 2022 tepatnya pukul 18.00 WIB,  varian Omicron sudah mendominasi di masyarakat baik level global maupun nasional.

Nadia juga mengatakan kasus Omicron  saat ini dikontribusi oleh transmisi lokal, yakni  penularan di tengah-tengah masyarakat. Hal tersebut, terlihat dari  kontribusi  kasus non-PPLN atau transmisi lokal  per kabupaten/kota per 17 Februari 2022.

1. DKI 2391

2. Kota Tangerang Selatan 16

3. Kota Tangerang 4

4. Kota Surabaya 25

5. Kab Malang 6

6. Kota Malang 6

7. Kabupaten Madiun 1

8. Gresik 5

9. Lamongan 1

10. Pacitan 1

11. Pasuruan 11

12. Sidoarjo 4

13. Kabupaten Bandung 6

14. Kota Bandung 5

15. Karawang 3

16. Bandung Barat 1

17. Kota Depok 1

18. Kabupaten Bogor 1

19. Kabupaten Talakar 1

20. Kota Mataram 1

21. Sumbawa 1

22. Kota Semarang 6

23. Cilacap 1

24. Pekalongan 1

25. Sukoharjo 1

26. Kota Denpasar 8

27. Jembrana 4

28. Badung 2

29. Gianyar 1

30. Tabanan 1

31. Bandar Lampung 4

32. Pringsewu 1

33. Kota Pekanbaru 15

34. Palembang 1

35. Kota Jayapura 33

36. Kabupaten Jayapura 12

37. Merauke 2

38. Kota Medan 9

39. Deli Serdang 6

40. Kota Kupang 1

41. Kota Ambon 4

42. Kota Sorong 6

Berdasarkan data tersebut, transmisi lokal varian Omicron  DKI Jakarta penyumbang terbanyak transmisi lokal diikuti oleh  Kabupaten Jayapura, Kota Surabaya dan Kota Tangerang Selatan.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com