Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Desa Sungai Kupah, Kalimantan Barat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno di Desa Sungai Kupah, Kalimantan Barat.

Menteri SandiagaKagumi Pesona Ekowisata Desa Sungai Kupah

Kamis, 10 Maret 2022 | 13:51 WIB
Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

PONTIANAK, investor.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno aktif melakukan sosialiasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Kali ini Sandi berkunjung ke Desa Wisata Sungai Kupah, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat.

Saat tiba di Desa Wisata Sungai Kupah, Sandiaga mengaku takjub dengan kebaradaan desa menonjolkan ekowisatanya ini. Ketika itu Sandi disambangi oleh seorang Pengelola Desa yang bernama Rudi, dia menjelaskan bagaimana senangnya desanya disambangi oleh Sandi, pasalnya menurutnya baru kali ini ada menteri yang datang ke desanya.

Advertisement

Selain itu dia menjelaskan desanya mengunggulkan Ekowisata khususnya hutan mangrove atau biasa disebut Ekowisata Mangrove Telok Berdiri. Karena lokasi desa yang berada di hulu sungai Kapuas menjadikan desanya lebih menampilkan ekowisata.

Rudi menjelaskan, walaupun pihaknya sudah membangun desa wisata tersebut namun dia mengeluhkan akses jalan yang belum sempurna dan meminta bantuan Mas Menteri dapat memberikan solusi agar wisatawan yang berkunjung merasa nyaman dan aman menuju desa wisata tersebut. karena selama ini, walaupun ada pengunjung, namun masih ada pengunjung yang memang enggan menuju desa tersebut karena aksesnya.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada Sandi yang akrab disapa Mas Menteri ini untuk memberikan tempat sampah 3 in 1 agar memberi kenyamanan pada wisatawan lokal maupun mancanegara karena letaknya yang di hulu sungai terkadanf sampah dari tengah kota selalu memenuhi desa tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Sandi langsung mengatakan kepada Rudi kalau pihaknya akan melakukan pembicaraan dengan seluruh stake holder dimana untuk akses jalan ada di kementerian lain. Dalam hal ini dengan kementrian PUPR dan juga sudah berkordinasi dengan semuanya. Namun, hal tersebut akan menjadi perhatiannya. “Kita akan prioritaskan untuk akses, dimana akses jalan itu sangat penting untuk kemajuan desa wisata tersebut,” katanya.

Sebagai catatan, pada pegalaran ADWI 2021, Desa Sungai Kupah masuk 300 besar oleh karenanya dia berharap dengan adanya Desa Wisata Kupah ini akan banyak juga peserta desa wisata dari Kalimantan Barat untuk ikut dalam ADWI 2022. Bahkan Sandiaga Uno menargetkan 128 desa wisata untuk mendaftar di ADWI 2022.

Sementara itu, Mas Menteri Juga langsung membeli 50 bibit tanaman mangrove yang disebut tanam asuh mangrove dan meminta pengelola menanam dan merawatnya karena keadaan air sedang pasang, Mas Menteri tidak bisa menanam sendiri. Hal ini sebagai bentuk dukungan Mas Menteri dalam menggali semua potensi lokal demi meningkatkan ekowisata yang berkelanjutan. Selain itu, di desa tersebut juga ada wisata susur sungai dari sungai Kapuas yang melewati desa Sungai Kupah sambil melihat langsung spesies monyet langka, yang sudah hampir punah seperti monyet bekantan, monyet ekor panjang, juga lutung. Selain itu ada pula spesies burung raja udang dan burung elang.

“Desa wisata ini adalah paket komplit, dan kita bisa lihat langsung spesies langka di desa ini,” tukasnya.

Dikatakan pihaknya akan langsung mempromosikan hasil ekraf dari desa wisata tersebut ke Moto GP Mandalika. Sandi juga berjanji membawa beberapa produk ke ajang G 20. “Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi Indonesia, simbol pembukaan lapangan pekerjaan baru. Karena kita hadirkan program tepat sasaran demi Indonesia bangkit. Kita harapkan ini bisa bangkitkan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan di Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Mashud Toarik (mashud_toarik@investor.co.id)

Sumber : -

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN