Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: IST

Menkes Budi Gunadi Sadikin. Foto: IST

Menkes: Pemudik Sudah Booster, Tak Perlu Tes Covid-19

Rabu, 23 Maret 2022 | 22:04 WIB
Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan berdasarkan arahan Presiden Jokowi, maka masyarakat yang sudah melakukan booster jika ingin mudik Lebaran tidak perlu melakukan tes Covid-19 baik itu tes antigen maupun PCR.

Budi menuturkan, bagi masyarakat baru mendapat vaksinasi dosis lengkap atau dua dosis, wajib melakukan tes antigen sebagai syarat perjalanan mudik. Sementara bagi masyarakat baru divaksinasi sekali wajib melakukan tes PCR sebagai syarat mudik.

Baca juga: Prof Zubairi: Booster Dapat Diberikan Setelah Sebulan Sembuh Covid-19

“Kalau yang booster lengkap enggak usah tes Covid-19, memudahkan perjalanan mudiknya lebih baik, Tapi, kalau yang belum booster, dia baru vaksinasi 2 kali harus tes antigen,” ujar Menkes pada konferensi pers terkait “Panduan Protokol Kesehatan Ramadan dan Idulfitri” secara daring, Rabu (23/3/2022) malam.

Budi menuturkan, bagi pemudik yang ingin melakukan booster pada hari sama saat melakukan mudik, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan menyiapkan tempat-tempat vaksinasi gratis di fasilitas umum di beberapa pos-pos jalur mudik sehingga masyarakat bisa langsung disuntik booster sebelum mudik.

Baca juga: Kejar Target Booster, Indonesia Belum Wacanakan Dosis Keempat

Sementara bagi pemudik yang baru melakukan satu kali vaksinasi, harus melakukan swab PCR. Pemudik baru vaksinasi satu kali ini juga dapat melakukan vaksinasi dosis lengkap di beberapa pos di jalur mudik yang akan disediakan pemerintah untuk melakukan suntik kedua atau dosis lengkap.

“Intinya Bapak Presiden menginginkan agar hari ini masyarakat bisa kita longgarkan untuk melakukan ibadah Ramadan dan mudik dengan cara bahwa bisa melakukan ibadah Ramadan, salat tarawih di masjid asal jaga protokol kesehatan juga silahkan melakukan mudik cuma pastikan pada saat kita mudik usahakan suntiknya sudah vaksinasi lengkap plus booster tidak perlu di-tes Covid-19. Kalau baru 2 dosis harus dilampiri tes antigen dan kalau belum lengkap 1 dosis harus tes PCR,” terangnya.

Baca juga: Jarak Vaksin Kedua dengan Booster Jadi 3 Bulan, Ini Pertimbangannya

Selanjutnya, Budi menuturkan vaksinasi tidak lengkap dampaknya negatif terutama kepada orang tua karena pada Lebaran menjadi sasaran kunjungan anak-anak dan cucu sehingga berpotensi terinfeksi Covid-19.

“Oleh karena itu beliau (Jokowi) menyarankan kalau mau mudik, sebaiknya di-booster supaya memperkecil risiko orang yang dikunjungi nanti terkena Covid-19,” ujar Budi.

Budi menuturkan, Ramadan dan Lebaran tahun ini, pemerintah memberikan ruang gerak kepada umat Muslim di seluruh Indonesia untuk agar dapat merayakan Ramadan dan Idulfitri berkumpul bersama keluarga tanpa membahayakan mereka.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN