Menu
Sign in
@ Contact
Search
Wakkil Presiden Maruf Amin. Foto: BPMI Setwapres

Wakkil Presiden Maruf Amin. Foto: BPMI Setwapres

Wapres: Dalam 3 Tahun Prevalensi Stunting Turun 6,4%

Selasa, 5 April 2022 | 15:50 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin menyatakan, Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI) yang disusun Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dijadikan sebagai acuan penanganan stunting di Indonesia.

Wapres menyebutkan, dalam tiga tahun terakhir, terjadi penurunan angka prevalensi stunting sebesar 6,4% di Tanah Air. “Kita menyambut gembira hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, yang menunjukkan keberhasilan penurunan stunting dalam tiga tahun terakhir, yaitu dari 30,8% pada tahun 2018 menjadi 24,4% tahun 2021,” ujar Wapres, dikutip dari laman resmi Sekretariat Negara, pada Selasa (5/4/2022).

Wapres mengatakan bahwa target utama pemerintah adalah menurunkan angka prevalensi stunting hingga 14% pada 2024. Oleh sebab itu, kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak diharapkan terus ditingkatkan. “Target kita sekarang, angka stunting dapat ditekan hingga 14% pada 2024,” tegasnya.

Baca juga: Wapres: Pemerintah Terus Berupaya Tekan Stunting ke Angka 14% Tahun 2024   

Wapres secara khusus meminta semua pemangku kepentingan di berbagai tingkatan pemerintah menjadikan Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI) yang telah disusun oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai acuan penanganan stunting

“Terlebih untuk pemerintah daerah dan desa, perlu saya ingatkan bahwa perannya menjadi lebih strategis, karena menjadi pihak yang paling dekat dan bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Wapres, RAN-PASTI mencakup penjabaran dari lima pilar Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (Stranas Stunting). yang tercantum dalam Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Baca juga: Wapres: Peningkatan Akses Air Minum dan Sanitasi Turunkan Prevalensi Stunting

Adapun kelima pilar itu adalah komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah; komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat; konvergensi intervensi spesifik dan sensitif di pusat dan daerah; ketahanan pangan dan gizi; serta penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi

“Lima pilar dalam Stranas Stunting yang ditetapkan dalam Perpres 72/2021 harus benar-benar kita laksanakan,” imbuhnya.

Wapres menuturkan, pemerintah akan terus mengawal dan mewujudkan hak anak Indonesia untuk tumbuh sehat dan berkembang secara optimal. Namun, ikhtiar pemberantasan stunting tersebut memerlukan kontribusi aktif semua pihak, sesuai dengan perannya masing-masing.

“Penurunan prevalensi stunting bukan hanya kewajiban negara, tetapi lebih merupakan sebuah tugas kemanusiaan bagi kita semua,” kata Wapres.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com