Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir.

Di Bawah Erick Thohir, Kinerja BUMN Diapresiasi Bank Dunia

Senin, 11 April 2022 | 09:06 WIB
Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Bank Dunia menilai BUMN di Indonesia berperan penting dalam mengatasi pandemi. Dalam laporan terbaru yang terbit pada 6 April 2022, Bank Dunia menilai peran BUMN telah membantu meringankan beban masyarakat antara lain telah membantu memberikan listrik bersubsidi kepada 30 juta pelanggan.

Salah satu BUMN di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir, telah mampu memproduksi prototipe ventilator, masker, bahkan membuat vaksin. Bank Dunia juga mencatat, perusahaan BUMN lain telah memberikan bantuan kepada penduduk sehingga tetap tahan terhadap guncangan, juga bagaimana BUMN mendukung mengatasi kesulitan ekonomi dan membantu menyediakan lapangan kerja.

Advertisement

Dosen Departemen Ilmu Hubungan Internasional UGM Poppy Sulistyaning Winanti menilai, apresisi dari Bank Dunia tersebut, membuktikan Menteri BUMN Erick Thohir telah berhasil menjadikan perusahaan-perusahaan BUMN semakin berkontribusi, bisa mewujudkan Indonesia yang lebih maju, makmur, juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dan dunia.

"Transformasi besar-besaran telah membawa BUMN semakin maju sehingga bisa membantu negara disaat pandemi serta memberi andil dalam pertumbuhan ekonomi positif Indonesia pasca pandemi. Pencapaian ini membuat BUMN dipuji lembaga internasional Bank Dunia," kata Poppy, di Jakarta, baru-baru ini.

Baca juga: Bank Dunia Akui Peran BUMN, lalu Apa?

Di negara berkembang seperti Indonesia, peran perusahaan BUMN dalam mendukung program negara sangat besar. Berbeda dengan peran perusahaan BUMN di negara maju yang mengedepankan sektor swasta dalam penanganan Covid-19.

"BUMN memegang peran sebagai kepanjangan tangan negara dalam hadir disaat pandemi Covid-19. Perusahaan BUMN mengambil peran yang tak bisa dilakukan sektor swasta,” ungkap Poppy.

Cepatnya perusahaan BUMN merespon di saat pandemik Covid-19 seperti membuat rumah sakit darurat, masker, pengadaan APD dan obat-obatan, tak lepas dari peran Menteri BUMN Erick Thohir dalam memberikan arahan. "Tanpa ketegasan, arahan yang jelas dan langkah konkret yang diberikan Menteri Erick, peran perusahaan BUMN dalam merespon pandemik Covid-19 tidak akan optimal," ucap dia.

Di saat proses recovery dan pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, menurut Poppy peran perusahaan BUMN harus lebih profesional. Peran swasta Nasional di saat pandemi Covid-19 mengalami tekanan, diharapkan dapat kembali mengambil peran dalam pemulihan ekonomi.

Baca juga: Erick Thohir: BUMN Siap Investasi di Brand Lokal

Dengan memberikan ruang ke sektor swasta di masa recovery pandemi Covid-19, akan membuat akselerasi pemulihan ekonomi Nasional menjadi lebih cepat. Pemulihan ekonomi jangka panjang harus mempertimbangkan kompetisi yang lebih fair dan transparan yang melibatkan sektor swasta Nasional.

Merujuk kajian Bank Dunia, BUMN bisa berperan sebagai penopang saat suatu negara mengalami krisis. Selama pandemi, Menteri BUMN Erick Thohir memaksimalkan peran BUMN dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Saat terjadi lonjakan kasus Delta pada Juli lalu, dia memerintahkan BUMN mengerahkan sumber daya untuk memenuhi ketersediaan oksigen. Beberapa BUMN yang diperintahkan menyediakan oksigen yakni Pertamina dan Krakatau Steel.

Erick juga memantau ketersedian obat selama pandemi Covid-19 di aplikasi dan situs Farma Plus. Tujuannya agar para direksi Kimia Farma, apoteker, dan petugas layanan publik di apotek tetap waspada terhadap obat-obat yang dibutuhkan masyarakat.

Editor : Aris Cahyadi (aris_cahyadi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN