Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran pengurus partai memberikan penjelasan kepada wartawan yang hadir mengenai kondisi internal Partai Demokrat, di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (1/2/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran pengurus partai memberikan penjelasan kepada wartawan yang hadir mengenai kondisi internal Partai Demokrat, di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (1/2/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Jelang Tahun Politik, AHY Ingatkan Bahaya Politik Identitas

Senin, 18 April 2022 | 08:35 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan bahaya politik identitas menjelang tahun politik menuju Pemilu 2024. Politik identitas, kata AHY, bisa menghancurkan persatuan dan membuat masyarakat terbelah sebagaimana terjadi pada Pemilu 2019 lalu.

“Semakin dekat kita pada tahun-tahun politik. Jangan sampai terulang kembali terbelahnya bangsa ini akibat pemilihan presiden pada Pemilu 2019 yang lalu yang lukanya masih berbekas sampai sekarang,” kata AHY dalam acara Silaturahmi dan Kontemplasi Ramadan Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (17/4/2022).

Baca juga: Presiden Jokowi Ingatkan Hindari Politik Identitas

AHY mengatakan pengalaman Pemilu 2019 seharusnya menjadi pelajaran bagi semua elemen. Identitas satu dibenturkan dengan lainnya. Sesama umat Islam pun juga dibentur- benturkan.

“Persahabatan rusak, rumah tangga juga yang ada rusak betul ya semuanya, karena pilihan yang berbeda pilihan capres yang berbeda. Itu sangat disayangkan,” ujar AHY.

AHY mengingatkan eksploitasi politik identitas, termasuk penyebaran hoax, ujaran kebencian dan kampanye hitam tidak boleh dianggap sebagai kelaziman untuk mencapai tujuan politik. Menurutnya, tujuan yang baik harus dicapai dengan cara-cara baik pula.

“Politik identitas hanya akan memecah belah bangsa, persatuan dan kesatuan kita jadi taruhan. Ini sangat berbahaya dan adanya ini penting untuk kita sadari dan tentunya kita cegah bersama,” ucap AHY.

Baca juga: CSIS: Stagnasi Ekonomi dan Kepuasan Publik, Alasan Tak Demokratis Penundaan Pemilu

AHY pun mengajak para kader Partai Demokrat untuk meneguhkan komitmen Islam moderat. Menurutnya, Islam moderat tersebut berbasis pada empat pilar utama, yakni toleransi, moderatisme, keseimbangan dan keadilan.

AHY mengakui bahwa dewasa ini nilai-nilai Islam moderat semakin jauh dari kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Hal ini karena adanya eksploitasi politik identitas dan polarisasi ekstrem di tengah masyarakat. Karenanya, AHY kembali menekankan Islam moderat tersebut agar diimplementasikan oleh masyarakat khususnya para kader Partai Demokrat.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com