Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali di Pra KTT Y-20, di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 23 April 2022. (Foto: Beritasatu.com)

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali di Pra KTT Y-20, di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 23 April 2022. (Foto: Beritasatu.com)

Di Forum Y20, Menpora: Generasi Muda Mesti Melek Digital

Minggu, 24 April 2022 | 10:49 WIB
Awal Ahmad (redaksi@investor.id)

LOMBOK BARAT, investor.id - Di Pra KTT Y20, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengimbau generasi muda untuk melek teknologi. Pandemi Covid-19 yang berlangsung selama dua tahun lebih telah mempercepat proses transformasi digital.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Menpora menjelaskan bahwa dalam dua tahun terakhir masyarakat dunia tengah menghadapi tantangan global yang merupakan sebagai dampak pandemi Covid-19, sehingga tidak sepenuhnya kembali kehidupan normal.

Advertisement

“Tetapi secara perlahan dunia sudah mulai bangkit, namun ada beberapa hal-hal baru muncul di masa pandemi ini, dan itu dirasakan sebagai kebiasaan baru dan kita harus beradaptasi dalam kehidupan itu, salah satu contohnya penggunaan teknologi digital dalam kehidupan keseharian kita,” ujarnya, Sabtu (23/4/2022).

Baca juga: Kadin: Kepastian dan Keamanan Lahan Jadi Kunci Perbaikan Iklim Investasi

Sesuai dengan tema Pra-KTT Y20 "Digital Transformastion", Menpora menyoroti berbagai transformasi digital terjadi berbagai aspek dalam pandemi Covid-19. Salah satunya pada sektor keuangan, berbagai transaksi keuangan dilakukan secara digital.

“Seperti saat berbelanja dalam kehidupan sehari-hari atau alat penggunaan alat transportasi, biaya pendidikan dan berbagai macam kebutuhan sehari-hari dituntut menggunakan layanan keuangan digital,” jelasnya.

Menyikapi perkembangan keuangan digital, Menpora mendorong para generasi muda meningkatkan pengetahuan serta meningkatkan minat baca tentang keuangan digital, untuk mengantisipasi dampak buruk yang ditimbulkan oleh sistem keuangan digital sehingga harus diimbangi dengan tingkat literasi.

“Maraknya perkembangan uang digital, jika tidak diimbangi dengan tingkat literasi, khususnya para pemuda, tentunya ini akan berdampak negatif,” tegasnya

Lebih lanjut Menpora menegaskan hal yang terpenting adalah generasi muda harus melek informasi dan berbagai pengetahuan yang dia dapat mengenai keuangan digital, selalu mengecek sumber informasi yang kredibel agar tidak salah langkah atau tertipu.

Baca juga: Ketum Kadin: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sudah Pulih

“Sekarang juga banyak kasus-kasus yang muncul dari sistem keuangan digital yang disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Dalam sistem layanan digital keuangan menurut Menpora harus didukung dengan akses internet dan sudah dilakukan oleh Menkominfo Jonny G. Plate.

“Kami mendukung perluasan internet sehingga generasi muda kita mendapat dengan mudah mengakses informasi khususnya terkait dengan keuangan digital, di samping itu saya juga berharap lembaga-lembaga yang terkait dengan keuangan dapat meningkatkan kegiatan edukasi dan literasi kepada generasi muda tentang keuangan digital,” ucapnya.

Baca juga: Masuk Tim Jubir Presidensi G20, Maudy Ayunda Terapkan Komunikasi Formal dan Medsos 

Menpora berharap pada forum Y20 yang digelar di Lombok dapat merumuskan proposal penting kebijakan kepada para pemimpin negara masing-masing, terutama dalam pemerataan akses internet bagi para pemuda di seluruh Indonesia.

Menpora RI Zainudin Amali juga menyampaikan bahwa pada Pra KTT ke-2 yang diadakan secara hybrid memang disayangkan dikarenakan banyak peserta dari berbagai negara tidak bisa hadir dikarenakan terkendala pandemi Covid-19.

“Banyak dari Anda tidak bisa melakukan perjalanan ke lombok karena terkena Covid-19, namun saya berharap dimanfaatkan secara penuh kegiatan ini, untuk bertukar pikiran dan berbagi informasi digital,” katanya saat memberikan sambutan melalui via video.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN