Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.  Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Bupati Bogor Ade Yasin Ditangkap KPK, Begini Respons PPP

Rabu, 27 April 2022 | 11:30 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arwani Thomafi merespons soal penangkapan Bupati Bogor Ade Yasin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pihaknya belum mengetahui persis duduk persoalan penangkapan Ade Yasin dan menunggu keterangan resmi dari KPK.

"Belum mengetahui duduk persoalannya. Baiknya kita tunggu penjelasan resmi KPK," kata Arwani kepada wartawan, Rabu (27/4/2022).

Advertisement

Baca juga: Diduga Terima Suap, Bupati Bogor Ade Yasin Ditangkap KPK

PPP, kata dia, selalu menghormati setiap proses hukum yang sedang berjalan. Termasuk, jika proses hukum dilakukan terhadap kader PPP. Bupati Bogor Ade Yasin merupakan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat. "Kita hormati proses hukum yang sedang berjalan," terang Arwani.

Semalam, KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Dari OTT tersebut, salah satu pihak yang KPK amankan yakni Bupati Bogor, Ade Munawaroh Yasin. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri.

"Benar, tadi malam sampai Rabu pagi KPK melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Jawa Barat," ujar Ali kepada wartawan, Rabu (27/4/2022).

Dia mengatakan salah satu yang ditangkap yani Bupati Bogor, beberapa pihak dari BPK Perwakilan Jawa Barat dan pihak terkait lainnya," lanjutnya.

Ditegaskan Ali, OTT dilakukan karena diduga ada tindak pidana korupsi berupa pemberian dan penerimaan suap. Saat ini, KPK tengah memeriksa pihak-pihak yang diamankan dan dalam waktu 1×24 jam KPK segera menentukan sikap atas hasil tangkap tangan tersebut. "Perkembangannya akan disampaikan lebih lanjut," ujar Ali.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN