Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran pengurus partai memberikan penjelasan kepada wartawan yang hadir mengenai kondisi internal Partai Demokrat, di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (1/2/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama jajaran pengurus partai memberikan penjelasan kepada wartawan yang hadir mengenai kondisi internal Partai Demokrat, di kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin (1/2/2021). Foto: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

AHY Ingin Pilpres 2024 Diikuti 3 Paslon Capres-Cawapres

Selasa, 3 Mei 2022 | 14:15 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menginginkan Pilpres 2024 diikuti tiga pasangan calon. Pasalnya, kontestasi yang hanya diikuti 2 paslon berpotensi terjadinya pembelahan masyarakat secara tajam sebagaimana terjadi pada Pilpres 2014 dan 2019.

"Pada berbagai kesempatan, Mas Ketum AHY juga menyampaikan harapan agar setidaknya ada 3 paslon yang menjadi kontestan pada Pilpres 2024 nanti," ujar Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani kepada wartawan, Selasa (3/5/2022).

Baca juga: AHY Harap Idulfitri Perkuat Solidaritas dan Sinergi Kebangsaan

AHY, kata Kamhar mendorong agar mencegah dinamika politik yang menjurus pada terbentuknya hanya konfigurasi 2 pasang calon untuk menghindari pembelahan di masyarakat. Menurut dia, pengalaman dua kali Pilpres yang hanya menghadirkan 2 pasang calon harus menjadi pembelajaran penting, agar tak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama ke depannya.

"Tiga paslon atau lebih akan jauh lebih baik yang membuka kesempatan lebih luas bagi putra dan putri terbaik bangsa untuk tampil. Ini juga akan menyajikan pilihan lebih banyak bagi rakyat dan memberi peluang lebih besar untuk mendapatkan pemimpin yang kredibel dan kemampuan yang memadai untuk mengurus bangsa dan negara," jelas Kamhar.

Partai Demokrat, kata Kamhar, terus membangun komunikasi politik lintas partai untuk kerjasama politik menyambut Pemilu Serentak 2024. Partai Demokrat, kata dia, adalah partai terbuka dan tak memiliki beban untuk bekerja sama dengan parpol manapun agar memenuhi ambang batas Pilpres.

Baca juga: Jelang Tahun Politik, AHY Ingatkan Bahaya Politik Identitas

"Namun demikian Partai Demokrat mensyaratkan kerjasama politik yang terbangun memiliki kesamaan platform yang menempatkan kepentingan dan kesejahteraan rakyat sebagai yang utama dan diutamakan," tutur dia.

Lebih lanjut, Kamhar mengatakan Partai Demokrat berpandangan bahwa politik bukan hanya semata-mata memenangkan kontestasi dan berkuasa tetapi ada etika politik yang mesti dipedomani. Karena itu, kata dia, terdapat batas-batas kepatutan dan kepantasan yang tak bisa diterabas. "Jadi, tak bisa menghalalkan segala cara, termasuk eksploitasi politik identitas yang berlebihan," pungkas Kamhar.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com