Menu
Sign in
@ Contact
Search
wisman di Bandara Ngurah Rai Bali

wisman di Bandara Ngurah Rai Bali

Kunjungan WismanMeningkat, Pariwisata Bali Makin Menggeliat

Jumat, 6 Mei 2022 | 14:15 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

 

JAKARTA – Seiring dengan penanganan pandemi Covid-19 yang semakin membaik, sektor pariwisata di Bali terus menggeliat. Hal ini terlihat dari jumlah penumpang pesawat tujuan Bali yang meningkat signifikan, baik penerbangan domestik maupun internasional.

 

Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRIBali Perry Markus menyampaikan, untuk penerbangan domestik, sepanjang Maret 2022 ada 284.133 penumpang yang datang ke Bali atau rata-rata 9.166 orang per hari. Di April 2022 ada 245.047 penumpang atau rata-rata 8.168 orang per hari. Sementara di bulan Mei 2022, pada tanggal 1 Mei 2022 ada sebanyak 18.594 orang, 2 Mei 2022 ada 17.994 orang, lalu di 3 Mei 2022 ada 16.085 orang.

 

Untuk penerbangan internasional, selama Maret 2022 ada sebanyak 18.657 penumpang yang datang ke Bali atau rata-rata 602 orang per hari. Di April 2022 melonjak tinggi hingga 66.739 penumpang atau 2.225 orang per hari. Pada Mei 2022, jumlahnya semakin meningkat, di mana pada 1 Mei 2022 ada sebanyak 3.919 orang, 2 Mei 2022 sebanyak 4.144 orang, di 3 Mei 2022 ada 4.629 orang.

 

“Kalau melihat dari sisi jumlah penumpang pesawat yang datang ke Bali, baik yang domestik maupun internasional, trennya terus menunjukkan kenaikan. Mudah-mudahan tren positif ini bisa terus berlanjut, sehingga pariwisata di Bali bisa kembali bangkit,” kata Perry Markus kepada Beritasatu.com, Jumat (6/5/2022).

 

Pasca libur Lebaran, Perry memproyeksikan penumpang penerbangan internasional akan tetap tinggi. Apalagi ada banyak event internasional yang akan digelar, salah satunya Global Platform for Disaster Risk Reduction 2022 pada 23-28 Mei 2022 yang rencananya akan dihadiri oleh sekitar 4.000 delegasi dari berbagai negara.

 

Diakui Perry, adanya pelonggaran syarat perjalanan bagi wisatawan domestik dan mancanegara menjadi salah satu pendorong kembali menggeliatnya pariwisata di Bali. Di sisi lain, penanganan pandemi di Indonesia dan juga di Bali juga semakin baik.

 

“Untuk penerbangan internasional, saat ini kan syaratnya tes PCR sebelum terbang. Kemudian setelah sampai di Bali, indikatornya apakah suhu tubuhnya di atas 37,5 derajat atau tidak. Kalau di bawah itu, mereka bisa lolos. Tetapi kalau di atas 37,5 derajat, akan ada penanganan yang dilakukan, di-test dan diperiksa kondisi tubuhnya. Tentunya kebijakan ini juga dilakukan dengan kehati-hatian,” kata Perry.

 

Ke depan, bila negara kompetitor sudah memberikan kelonggaran lain bagi wisman yang datang, Perry berharap pemerintah Indonesia juga bisa mempertimbangkan untuk melakukan hal serupa, namun dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-jatian.

 

“Usulan lain yang paling penting, bagaimana agar maskapai penerbangan yang datang ke Bali khususnya internasional bisa lebih banyak lagi dari yang sekarang. Saat ini trennya memang sudah makin naik dengan adanya beberapa maskapai baru. Harapannya bisa diteruskan lagi usaha-usaha mendatangkan maskapai penerbangan lain,” kata Perry. 

Editor : Komang (komang_99@yahoo.com )

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com