Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kelompok pemuda menggelar aksi damai menolak kriminalitas atau biasa disebut klitih. Aksi damai itu digelar di Tugu Pal Putih, DI Yogyakarta, Sabtu 14 Mei 2022.

Kelompok pemuda menggelar aksi damai menolak kriminalitas atau biasa disebut klitih. Aksi damai itu digelar di Tugu Pal Putih, DI Yogyakarta, Sabtu 14 Mei 2022.

Kelompok Pemuda Gelar Aksi Damai Tolak Kriminalitas di Yogyakarta

Minggu, 15 Mei 2022 | 04:42 WIB
F Rio Winto

JAKARTA, investor.id – Ketua Pemuda Batak Bersatu DPD DIY, Gabriel Ambo Saragi menggelar aksi damai menolak kriminalitas atau biasa disebut klitih. Aksi damai itu digelar di Tugu Pal Putih, DI Yogyakarta, Sabtu 14 Mei 2022.

"Aksi damai ini bertujuan supaya peristiwa kejahatan tidak terulang kembali. ," kata Gabriel dalam keterangan resmi yang diterima Investor Daily, Sabtu 14 Mei 2022.

Klitih adalah aksi kejahatan yang terjadi di jalanan di Yogyakarta dan sekitarnya. Namun, hampir setiap tahun aksi klitih muncul dan terus meneror aktivitas masyarakat.

Klitih berasal dari bahasa Jawa yang dulunya merupakan istilah untuk menyebut anak-anak yang berkeliling lingkungan hanya untuk mengisi waktu luang tanpa aktivitas spesifik.

Aktivitas yang dulunya berupa kegiatan santai atau jalan-jalan ini berubah mengalami pergeseran makna sampai mengandung aksi kriminal, lantaran menjadi identik dengan tindak kekerasan bersenjata tajam.

Menurut penilaian akademisi dan psikolog, aksi klitih sebenarnya adalah fenomena anak muda yang mencari jati diri,  pengakuan dari lingkungan sosial mereka, namun dilakukan dengan cara-cara yang merugikan orang lain dan menyebabkan teror.

"Kami mengutuk keras atas aksi kriminalitas. Kami berharap insiden ini yang terakhir terjadi di Yogyakarta. Ini Aksi damai. Kita menjunjung tinggi NKRI. Satu Nusa, Satu Bangsa," kata Gabriel.

Dalam aksi itu, massa mengobarkan semangat kedamaian, keberagaman dan persatuan. Mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya, melepaskan dua burung merpati, dan menyuarakan orasi-orasi.

Belum lama ini, David Siallagan, 22 tahun, asal Pematangsiantar, Sumatra Utara dan Tegar Imam Prakarsa, 28 tahun, asal Bangka Belitung, tewas akibat aksi kejahatan di jalanan. Mereka menjadi korban pembunuhan di Jalan Raya Seturan, Caturtunggal, Kabupaten Sleman, Provinsi DI Yogyakarta pada Minggu (8/5) dini hari.

Editor : F Rio Winto (rio_winto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN