Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim

Nadiem Janji Kemendikbudristek Selalu Berdiri di Belakang Guru

Sabtu, 21 Mei 2022 | 21:15 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id -   Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan memperingati  Hari  Pendidikan Nasional (Hardiknas) merupakan hari kemenangan  guru dan pendidik yang tak kenal lelah  mewujudkan merdeka belajar.

Nadiem menuturkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) selalu berupaya untuk berdiri di belakang  guru untuk menghadirkan terobosan untuk memerdekakan guru dari berbagai keterbatasan  dan belenggu.

Advertisement

Selain itu, Kemendikbudristek untuk terus memprioritaskan peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru dengan terus memberikan keleluasaan dan kemerdekaan bagi guru.

“Selalu berada di belakang guru  untuk memberikan dukungan  dan motivasi. Saya yakin guru PGRI  adalah guru teladan,  para guru penggerak yang selalu berada di garda depan  untuk mewujudkan merdeka belajar  di sekolah  dan lingkungan sekitarnya. Jangan pernah berhenti melangkah. Mari kita  pimpin pemulihan  dan terus bergerak serentak  untuk merdeka belajar,” kata Nadiem pada acara Halalbihalal PGRI disiarkan melalui kanal YouTube PGRI, Sabtu (21/5/2022) yang dilansir Beritasatu.com.

Ia menuturkan kemerdekaan adalah kunci utama dari kemajuan, kreativitas dan inovasi. Untuk memerdekakan guru, Nadiem menuturkan  pihaknya telah meluncurkan 19 episode  Merdeka Belajar yang banyak di antaranya  berpihak dan berfokus pada guru.

Dalam hal ini pada episode pertama merdeka belajar  membuat terobosan pada penyederhanaan  rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)  dari yang selama ini tebal dan rumit menjadi cukup satu halaman saja.

Kemudian,  kebijakan pendidikan guru penggerak  yang sampai saat ini masih terus berjalan dan menjadi program favorit guru. “Tahun ini  program guru penggerak masuk angkat ketujuh dengan jumlah kuota yang  dilipat gandakan dari angkat sebelumnya dari 8.000 menjadi 20.000 ,” ucapnya.

Nadiem juga menuturkan terobosan terbaru yang diluncurkan adalah platform digital pertama di Indonesia yang khusus dirancang untuk guru yakni platform Merdeka Mengajar.

Platform ini, kata Nadiem membantu para  guru mengimplementasikan kurikulum merdeka dengan  beragam fitur mendukung guru untuk mengajar, belajar  dan berkarya.

Untuk itu, ada tiga manfaat utama yang bisa diperoleh guru, yakni; Pertama, platform ini menyediakan  ribuan referensi   mengajar serta  fitur  untuk asesmen diagnostik literasi dan numerasi murid.

Kedua, guru bisa mengakses materi pelatihan  dan video inspiratif yang dibuat dan dibagikan oleh guru lain. Ketiga, guru didorong untuk membangun portofolio  karya untuk mengasa  kreativitas dan  menginspirasi guru lain.

“Saya sangat yakin bahwa semua kebijakan  Merdeka Belajar yang berfokus kepada guru  akan memberikan dampak positif   yang luar biasa, mendorong transformasi sistem pendidikan Indonesia  menjadi  lebih tangguh dan relevan dengan  perubahan  zaman,” ucapnya. 

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN