Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebutkan komunitas merupakan garda terdepan gerakan merdeka belajar.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebutkan komunitas merupakan garda terdepan gerakan merdeka belajar.

Nadiem: Komunitas Merupakan Garda Terdepan Gerakan Merdeka Belajar

Selasa, 24 Mei 2022 | 17:51 WIB
Maria Fatima Bona (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim menyebutkan komunitas merupakan garda terdepan gerakan merdeka belajar. Perak aktif tersebut menjadikan program ini bisa terwujud dengan baik.

“Tanpa ibu dan bapak dan teman-teman semua saya tidak yakin kita akan sampai di titik ini, berhasil melewati pandemi  dan memimpin pemulihan bersama, terima kasih,” kata Nadiem dalam sambutannya pada acara Rembuk Komunitas  bertemakan “Bergerak Bersama Berdaya Bersama” yang disiarkan secara daring di kanal YouTube Merdeka Pelajar RI, Selasa (24/5/2022).

Advertisement

Nadiem menuturkan keberadaan komunitas sudah berperan besar dalam transformasi sistem pendidikan Indonesia. Kemendikbudristek tidak dapat bekerja sendirian, tanpa dukungan masyarakat merdeka belajar tidak akan menjadi kebijakan dan gerakan yang benar-benar berdampak.

Baca juga: Kejar 9 Juta Talenta Digital Indonesia, Begini Strategi Kemendikbudristek

“Saya dari dulu bilang bahwa gerakan merdeka belajar harus menjadi gerakan bukan hanya kebijakan atau tidak akan mendarah daging, membudaya di institusi pendidikan dan di masyarakat,” ucapnya.

Selanjutnya, Nadiem menuturkan guru memiliki peran krusial dalam upaya memperbaiki pendidikan. Atas pertimbangan tersebut, Nadiem menuturkan pihaknya mendorong para guru untuk mengikuti program pendidikan guru penggerak dan memanfaatkan platform digital merdeka mengajar serta menerapkan kurikulum merdeka.

“Semua terobosan itu mengedepankan kolaborasi dan sinergi antara sesama guru untuk saling bertukar gagasan dan bertukar praktik baik agar kita bisa menghasilkan suatu proses belajar yang bermakna dan relevan untuk para murid,” ucapnya.

Untuk itu, Nadiem mengapresiasi rekomendasi dari komunitas Kami Pengajar untuk mendorong sinergi antara komunitas  guru, sekolah dan pemerintah dalam pelaksanaan program merdeka belajar.

Ke depannya, Nadiem mengatakan Kemendikbudristek akan terus mengembangkan kolaborasi dengan komunitas guru  dan pendidikan di seluruh Indonesia, sehingga semua warga sekolah dapat merasakan dampak dari merdeka belajar.

Nadiem juga menyampaikan terima kasih kepada Pemuda Pelajar Merdeka terkait pelibatan mahasiswa dan alumni program kampus merdeka dalam implementasi merdeka belajar.

Baca juga: Kemendikbudristek Punya Strategi Antisipasi Penularan Hepatitis Akut di Sekolah

Menurutnya, masukan dari pemuda pelajar merdeka penting mengingat saat ini sudah ada ribuan mahasiswa di seluruh Indonesia yang menjadi alumni program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

“Sehingga keterlibatan mereka dalam kampanye merdeka belajar pastinya memberikan dampak lebih luas. Saya sering sekali ngobrol dengan alumni MBKM memang obor perubahan ada di tangan mereka untuk menyebarkan gerakan ini ke sesama mahasiswanya dan juga ke dosen-dosennya,”ujarnya.

Lebih lanjut Nadiem juga mengajak Pemuda Pelajar Merdeka  untuk mengajak mahasiswa belum mengikuti program MBKM untuk segera mendaftar serta mengkomunikasikan dengan dosen dan kepala program studi. Pasalnya, Kemendikbudristek mendorong kampus kembangkan program MBKM secara mandiri selain dari Kemendikbudristek.

“Jadi saya selalu bilang kepada para rektor, dosen-dosen dan juga mahasiswa jangan kalah sama kementerian bikin program sendiri. Saya yakin kalau diberikan energi dan sumber daya, program-program dari universitas sendiri itu akan bisa lebih bagus lagi dari program kementrian. Saya yakin itu, tinggal butuh kepercayaan diri dan komitmen,” ucapnya.

Sidina Community

Selanjutnya, Nadiem juga menyampaikan apresiasi kepada para ibu yang menjadi bagian dari Sidina Community dan menjadi para penggerak merdeka belajar di kalangan orang tua.

Baca juga: Nadiem Janji  Kemendikbudristek Selalu Berdiri di Belakang Guru

Dikatakan Nadiem melalui gerakan merdeka belajar, pihaknya memprioritaskan pelibatan orang tua dalam proses belajar anak khususnya yang berkaitan dengan pendidikan karakter. “Bagi orang tua yang melewati masa pandemi ini dengan pendidikan jarak jauh, sekarang terbukti betapa pentingnya  peran kita sebagai orang tua hadir dalam pendidikan anak-anak kita. Enggak bisa dilepaskan saja ke sekolah-sekolah,  orang tua harus terlibat dan aktif. Bukan hanya ibu-ibu tetapi bapaknya juga,” ucapnya.

Keterlibatan semua pihak mendorong merdeka belajar ini, kata Nadiem agar anak menjadi pelajar Pancasila yang berakhlak mulia, kebinekaan global, mandiri, gotong royong, bernalar kritis dan kreatif. “Ini tidak akan terwujud tanpa kolaborasi yag erat antara guru dan orang,” ucapnya.

Oleh karena itu, Nadiem menuturkan, pihaknya menerima  rekomendasi dari Sidina Community agar Kemendikbdiristek memberikan ruang yang lebih besar untuk orang tua terlibat  dalam gerakan merdeka belajar.


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN