Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi penyakit mulut dan kuku (PMK) (Foto: Beritasatu.com)

Ilustrasi penyakit mulut dan kuku (PMK) (Foto: Beritasatu.com)

Sapi Terpapar Penyakit PMK Bukan Berasal dari Bogor

Sabtu, 28 Mei 2022 | 09:57 WIB
Vento Saudale (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bogor, Iwan Setiawan, menegaskan 14 ekor sapi terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK), bukan berasal dari Kabupaten Bogor. Sapi itu dari luar Kabupaten Bogor, bahkan dari luar Jawa Barat.

"Sapi-sapi terpapar itu terdeteksi melalui proses screening rutin hewan yang akan dijual di pasar hewan Jonggol," kata Iwan, Jumat (2022).

Iwan menjelaskan, Pasar Jonggol sudah terkenal sebagai pusat hewan ternak sehingga perkembangbiakan di sana diawasi. Hal itu terutama hewan ternak yang datang dari luar Bogor.

Dia menyebutkan hewan ternak yang ada di pasar Jonggol datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa timur. Oleh karena itu, ia menginstruksikan Diskanam memeriksa alur masuk distribusi hewan.

“Ternyata benar ditemukan kasus. Jadi Pasar Jonggol ditutup sementara. 14 sapi yang sakit sekarang dikarantina sampai sembuh diobati dan lain lain kalau sudah keluar dan sudah ada jaminan dari pihak kita baru pasar akan dibuka kembali,” ujarnya.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan setelah ditemukan kasus PMK, petugas tetap akan ada pemeriksaan dan pengawasan terhadap hewan ternak. Sebab pihaknya telah membagi tugas tim kesehatan hewan yang disebar ke pasar pasar berikut juga kepada pedagang kecil hewan ternak.

Tak hanya kepada sapi, kata Iwan, pemeriksaan dan pengawasan ini akan dilakukan juga pada hewan ternak kambing.

“Iya semua. Ini semua sudah siaga 1 di Bogor menghadapi Iduladha. Kasihan pedagang yang tidak terkonfirmasi terbawa dampak,” ujarnya.

Editor : Komang (komang_99@yahoo.com )

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN