Menu
Sign in
@ Contact
Search
Presiden Jokowi

Presiden Jokowi

Investasi Rp 142 Triliun, LG Energy Buka 20 Ribu Lapangan Kerja

Rabu, 8 Juni 2022 | 14:15 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

BATANG, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus menyampaikan terima kasih kepada President LG Energy Solutions Ltd Lee Bang-Su yang telah berinvestasi sebesar Rp 142 triliun atau setara US$ 9,8 miliar dan membuka 20 ribu lapangan kerja di Indonesia.

Presiden Jokowi menginstruksikan seluruh jajaran pemerintah, baik dipusat maupun daerah untuk mendukung penuh agar investasi LG Energy Solution Ltd terealisasi dengan baik.

“Total investasi Rp 142 triliun atau US$ 9,8 miliar. Dan, yang paling saya senang menyerap karyawan, SDM, tenaga kerja kita 20 ribu orang. Ini jumlah yang tidak kecil,” kata Presiden Jokowi pada Implementasi Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintregasi di Kawasan Industri Terintegrasi Batang (KITB) Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Presiden Jokowi Resmikan Implementasi Industri Baterai Listrik di Kawasan Industri Batang

Hadir pada kesempatan itu, Ibu Negara Iriana Joko Widodo, President LG Energy Solution Ltd Lee Bang-Su, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Duta Besar Republik Korea untuk Republik Indonesia (RI) Park Taesung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, dan Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.

Presiden Jokowi mengaku senang tahapan pembangunan industri baterai listrik terintegrasi telah dimulai. Investasi LG Energy Solution, lanjutnya, merupakan investasi pertama di dunia yang mengintegrasikan produksi kendaraan listrik dari hulu sampai ke hilir. Mulai dari penambangan nikel, smelter, pabrik prekursor, pabrik katoda, kemudian baterai listrik, battery pack, hingga mobil listrik. Masih ditambah lagi industri daur ulang baterai. Dari hulu ke hilir, end-to end semuanya dikerjakan dalam investasi ini.

“Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada konsorsium LG yang bekerja sama dengan BUMN Indonesia dan perusahaan-perusahaan Indonesia atas kerja kerasnya sehingga hari ini kita bisa mulai pembangunannya,” kata Kepala Negara.

Baca juga: Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menlu Arab Saudi, Bahas Soal Haji hingga Ekonomi

Menurut Kepala Negara, di mana-mana, di dunia sekarang ini pembukaan lapangan kerja merupakan kunci sehingga apa yang dilakukan LG Energy Solution patut diapresiasi. “Saya juga senang, investasi dari hulu ke hilir itu tersebar di beberapa kawasan negara kita, Indonesia. Pertambangannya, peleburan smelternya untuk nikel berlokasi di Halmahera, Maluku Utara,” jelas dia.

Disebutkan, sebagai investor asing di Indonesia, LG Energy Solution tidak hanya berinvestasi di satu lokasi saja, tetapi tersebar di sejumlah wilayah di negeri ini. Contohnya, untuk industri refinery (pemurnian) serta industri prekursor, dan industri katoda berlokasi di Kawasan Industri di Batang. Kemudian pabrik baterai yang kini sedang dibangun terletak di Karawang dan pabrik mobil listrik di Cikarang, Jawa Barat.

“Ini sangat baik. Tidak hanya di Jawa saja, tapi di luar Jawa juga banyak dibangun untuk investasinya. Sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, Indonesia kita harapkan akan menjadi produsen utama produk-produk barang yang berbasis nikel. Ini keinginan kita sejak lama, kenapa kita stop ekspor nikel adalah ke situ. Nanti akan dilanjutkan dengan stop ekspor bahan mentah bauksit sehingga kita bisa memproduksi barang jadi yang berasal dari aluminium,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: Diplomasi Sepeda Bambu ala Presiden Jokowi

Presiden Jokowi optimistis, Indonesia akan menjadi produsen utama produk-produk barang yang berbasis nikel, seperti lithium battery, baterai listrik, dan baterai kendaraan listrik.

“Ini merupakan sebuah kesempatan besar, kesempatan emas untuk membangun ekonomi hijau kedepan, seperti yang kita rencanakan,” kata dia.

Dikatakan, manfaat dari investasi LG Energy Solution, selain yang telah saya sampaikan yaitu rekrutmen tenaga kerja 20 ribu, negara juga akan mendapatkan pendapatan tambahan dari investasi ini, baik berupa PPh badan, PPh karyawan, dan PNBP.

“Dan juga memperkuat neraca perdagangan, meskipun sekarang sudah surplus selama lebih dari 20 bulan dan kita harapkan mampu menciptakan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru,” kata Presiden Jokowi.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com