Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juni 2022. Foto: Yustinus Patris Pa

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 10 Juni 2022. Foto: Yustinus Patris Pa

Ganjar Dilirik Parpol Lain, PDIP Imbau Jangan ada Pembajakan Kader

Sabtu, 11 Juni 2022 | 09:19 WIB
Yustinus Paat (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto angka bicara soal sejumlah partai politik yang mulai melirik Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjadi capres di Pilpres. Menurut Hasto, seharusnya setiap partai mengedepankan prinsip menggembleng kader sendiri dan bukan membajak kader partai lain.

"Partai punya tugas untuk menggembleng setiap anggota dan kadernya, bukan membajak kader dari partai lain dan itulah bagian dari prinsip yang harus dikedepankan,"  ujar Hasto di sela-sela acara kaderisasi kader perempuan PDIP di Gedung Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/6/2022).

Advertisement

Hasto berpandangan Pilpres 2024 harus menjadi momentum bagi partai politik mengutamakan semangat gotong royong untuk menyelesaikan persoalan rakyat. Karena itu, kata dia, Pilpres 2024 tidak boleh menjadi politik salip menyalip yang berdampak buruk terhadap demokrasi khusus proses pengkaderan parpol.

"Kita tidak mendorong adanya salip-menyalip di dalam politik itu, tetapi kerja sama politik, gotong royong dalam politik untuk menyelesaikan masalah rakyat yang begitu banyak dan tanggung jawab kita bersama. itu yang didorong oleh PDIP," tandas dia.

Soal pencapresan, kata Hasto, PDIP memiliki tahapan dan mekanismenya. Dia pun meminta setiap kader PDIP disiplin dengan aturan dan keputusan partai termasuk taat kepada keputusan Ketum Megawati Soekarnoputri soal pencapresan.

"PDIP bergerak sesuai dengan momentum, sesuai dengan tahapan Pemilu yang ditetapkan. Terkait dengan calon, Ibu Ketua Umum nanti yang akan memutuskan," pungkas Hasto. (YUS)

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN